Mengungkap Budaya Arsenal Era Invincible: Thierry Henry Blak-blakan Soal Standar Klub
Arsenal mengawali musim 2025/26 dengan performa impresif. Mereka kini memuncaki klasemen Premier League dengan keunggulan empat poin, hanya menelan satu kekalahan di semua kompetisi, yakni saat menghadapi Liverpool.
The Gunners tentu berambisi besar untuk meraih gelar liga pertama mereka sejak musim tak terkalahkan yang legendaris. Skuad invincible Arsenal kala itu mengumpulkan lebih dari 90 poin dari 38 pertandingan tanpa sekalipun menelan kekalahan, diberkahi perpaduan sempurna antara kekuatan dan keterampilan.
Mereka memiliki pemain-pemain tangguh seperti Patrick Vieira dan Gilberto Silva, ditemani kemampuan penentu kemenangan dari Dennis Bergkamp dan Robert Pires. Pemain lain yang menjadi kunci kesuksesan mereka adalah sang “penyihir” asal Prancis, Thierry Henry. Dalam sebuah video yang baru-baru ini kembali muncul, diunggah oleh Footy Vaults, Henry mengungkapkan bagaimana rasanya saat ia bergabung dengan Arsenal dan budaya klub yang harus ia pahami dan ikuti.
Thierry Henry Ungkap Budaya Arsenal Saat Ia Bergabung
Henry Jelaskan Standar yang Harus Dipenuhi Saat Kedatangan
Thierry Henry memang pantas dikenang sebagai salah satu legenda Arsenal, tampil sebanyak 377 kali dan mencetak 228 gol. Ia masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak Arsenal setelah melampaui rekor Ian Wright. Henry bergabung dengan Arsenal pada tahun 1999 dari Juventus untuk bermain di bawah arahan Arsene Wenger.
Dalam video tersebut, Henry mengungkapkan pengalamannya menjadi bagian dari skuad The Gunners saat itu:
“Ketika saya tiba di Arsenal, Anda harus membuat Tony Adams terkesan. Anda harus membuat Martin Keown terkesan. Anda harus membuat Lee Dixon terkesan. Anda harus membuat Nigel Winterburn terkesan. Anda harus membuat David Seaman terkesan.”
“Anda bahkan harus membuat sang koki terkesan. Dia adalah penggemar Arsenal sejati, tidak peduli Anda memenangkan Piala Dunia atau apa yang sudah Anda raih. Anda belum melakukan apa pun di sini. Siapa Anda? Dan memang begitulah seharusnya, Anda harus menerimanya. Anda masuk, dan Anda melihat Dennis Bergkamp, Anda melihat sejarah klub, Patrick Vieira ada di sana dan beberapa pemain lainnya juga. Beberapa pemain Prancis memang membantu saya, tetapi para pemain senior itulah yang membuat saya memahami bagaimana rasanya berada di sana dan apa yang harus saya lakukan untuk bisa tampil maksimal,” ungkap Henry.
Karier Setelah Arsenal
Setelah meninggalkan Arsenal, Henry hijrah ke Barcelona pada tahun 2007. Di sana, ia menjadi bagian penting dari musim 2008/09 yang bersejarah, di mana Barca meraih treble winner, dengan Henry mencetak 26 gol di semua kompetisi.
Usai periodenya di Camp Nou, Henry pindah ke New York Red Bulls, mencetak 52 gol dalam 135 pertandingan di semua kompetisi.
Ia sempat kembali singkat ke Arsenal sebelum akhirnya kembali ke New York dan pensiun pada tahun 2014. Hingga kini, Henry tetap diakui sebagai salah satu striker terhebat di generasinya.
(OL/GN)
sumber : lastwordonsports.com
Leave a comment