Kontroversi Penunjukan Wasit Simone Sozza untuk Derby Milan
Mantan wasit Serie A, Gianpaolo Calvarese, melontarkan kritik keras terhadap keputusan penunjukan Simone Sozza sebagai wasit utama untuk pertandingan derby Milan antara Inter dan AC Milan. Calvarese meragukan kapasitas Sozza untuk memimpin laga sebesar ini, mengingat rekam jejak kontroversialnya.
Kritik tersebut disampaikan Calvarese melalui unggahan di Instagram, yang kemudian dikutip oleh FCInterNews. Ia menyoroti beberapa insiden yang melibatkan Sozza di pertandingan-pertandingan sebelumnya, yang menurutnya membuat keputusan ini “sangat berisiko”.
Rekam Jejak Sozza yang Disorot
Simone Sozza sempat menjadi sorotan tajam menyusul performa yang dianggap mengecewakan dalam laga kandang Inter melawan Fiorentina beberapa waktu lalu, di mana Inter menang 3-0. Pada pertandingan tersebut, wasit berusia 38 tahun ini menolak untuk memberikan dua penalti yang jelas untuk Nerazzurri.
Bek Fiorentina, Pietro Comuzzo, melakukan dua pelanggaran yang dianggap kotor terhadap Francesco Pio Esposito, termasuk menarik baju dengan gaya gulat yang terang-terangan di babak kedua. Namun, kedua insiden tersebut dibiarkan begitu saja, membuat kinerja Sozza menjadi bahan perdebatan.
Lebih jauh lagi, kesalahan Sozza juga terjadi pada semifinal Supercoppa Italiana musim lalu. Saat itu, kesalahan keputusannya disebut membantu Milan membalikkan ketertinggalan dua gol dan mengalahkan Inter 3-2. Meskipun ada pelanggaran jelas Alvaro Morata terhadap Kristjan Asllani, Sozza membiarkan permainan berlanjut yang berujung pada gol pembuka Milan.
Oleh karena itu, Calvarese merasa keputusan Serie A untuk mempercayakan Sozza pada laga berprofil tinggi seperti derby Milan ini sangat membingungkan.
“Mungkin pertandingan terburuk dalam kariernya adalah derby Supercoppa Italiana, Inter-Milan,” kata Calvarese.
“Beberapa minggu lalu, meski sempat memulai musim dengan baik, ia memiliki malam yang mengerikan di laga Inter-Fiorentina, gagal memberikan dua penalti. Yang terakhir benar-benar terang-terangan, karena tarikan yang jelas terhadap Pio Esposito.”
“Saya percaya pilihan yang lebih alami adalah Massa. Tidak melihatnya ditunjuk pada Minggu kemungkinan besar berarti ia akan hampir pasti ditugaskan pada Selasa di Liga Champions.”
Kritik Terhadap Penunjukan VAR
Selain wasit utama, Calvarese juga mempertanyakan pilihan Gianluca Rocchi untuk menempatkan Gianluca Aureliano di ruang VAR. Ia menganggap ada keraguan terkait kinerja Aureliano.
“Aureliano memang kompeten, tetapi tahun ini ia tampil buruk di laga Verona-Juve,” tambahnya.
“Saya tidak akan menempatkan Di Paolo kembali sebagai AVAR setelah derby tahun lalu. Ia berada di ruang VAR di tengah kontroversi tanpa akhir mengenai insiden Thuram-Pavlovic.”
Derby Milan: Jadwal dan Informasi Siaran
Pertandingan derby sengit antara Inter dan AC Milan yang menjadi sorotan Calvarese ini telah berlangsung pada Sabtu, 16 September 2023, dengan kick off pukul 23:00 WIB. Laga Serie A ini disiarkan secara langsung melalui platform streaming Vidio dan saluran beIN Sports, yang merupakan pemegang hak siar resmi Serie A di Indonesia pada musim tersebut.
Penunjukan wasit di laga-laga besar seperti derby Milan memang selalu menarik perhatian dan kerap menjadi sumber perdebatan, terutama jika melibatkan wasit dengan rekam jejak kontroversial. Kritik dari Calvarese ini menyoroti tekanan besar yang dihadapi wasit di liga top Eropa dan harapan akan kinerja yang adil dan tanpa cela.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment