Paramount+ Rebut Hak Siar Liga Champions di Inggris, Sky Sports Amankan Liga Europa Mulai 2027
Lanskap penyiaran sepak bola Eropa di Inggris akan mengalami perubahan besar. Paramount+ telah berhasil memenangkan hak siar untuk sebagian besar pertandingan Liga Champions di Inggris, berlaku mulai musim 2027 hingga 2031. Sementara itu, Sky Sports akan menjadi rumah bagi pertandingan Liga Europa dan Conference League mulai musim 2027/28.
Paramount+, yang merupakan anak perusahaan dari konglomerat hiburan dan media Amerika, Paramount Skydance, juga disebut-sebut sebagai penawar utama untuk paket utama di Jerman. Di sisi lain, Amazon Prime Video berhasil mempertahankan paket Liga Champions mereka, termasuk hak siar pertandingan pilihan pertama di Jerman, Italia, dan Inggris. Pertandingan Amazon di Inggris akan tetap tayang pada Selasa malam, namun akan bergeser ke hari Rabu di Jerman dan Italia.
Bagi Sky Sports, kesepakatan ini menandai kembalinya mereka ke kancah sepak bola Eropa setelah absen sejak 2015, terakhir kali menyiarkan Liga Champions. Kini, mereka akan menjadi penayang kompetisi tingkat kedua dan ketiga UEFA di Inggris.
Pergeseran Kekuatan Penyiaran Eropa
Kemenangan Paramount dan Sky ini terjadi atas kerugian TNT Sports, yang selama ini menjadi rumah utama bagi sepak bola klub UEFA di Inggris dan Irlandia sejak 2013, awalnya sebagai BT Sport dan kemudian berganti nama menjadi TNT pada tahun 2023.
Setelah membayar £1 miliar untuk siklus tiga tahun saat ini (2024 hingga 2027), TNT Sports mencoba mempertahankan posisinya, namun kalah telak dari kekuatan finansial Paramount.
Strategi Agresif Paramount Skydance
Dipimpin oleh David Ellison, putra pendiri Oracle Larry Ellison, Paramount telah secara agresif berupaya memposisikan dirinya sebagai bisnis konten dan streaming modern untuk menyaingi Disney dan Netflix. Olahraga premium adalah bagian sentral dari strategi ini. Paramount sendiri telah memegang hak siar Liga Champions di Amerika Serikat sejak 2019, dan liputan mereka terhadap kompetisi tersebut menjadi hit di luar Amerika, berkat kekompakan tim presenternya yang ramah media sosial seperti Kate Abdo, Jamie Carragher, Thierry Henry, dan Micah Richards.
Drama Akuisisi: Paramount Bidik Induk Perusahaan TNT Sports
Ada intrik menarik di balik persaingan TNT/Paramount ini. Paramount Skydance sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi perusahaan induk TNT, Warner Bros. Discovery (WBD). Kesepakatan ini berpotensi menyatukan studio Hollywood Paramount dan Warner Brothers, saluran Amerika CBS, CNN, dan HBO, serta puluhan jaringan dan platform streaming lainnya di seluruh dunia, termasuk saluran gratis Inggris Channel 5.
Namun, kesepakatan tersebut masih jauh dari selesai. Ada banyak rintangan regulasi yang harus dilewati, belum lagi minat saingan terhadap aset WBD dari Comcast dan Netflix. Meski demikian, dengan miliaran dolar milik keluarga Ellison dan kedekatan mereka dengan Presiden AS Donald Trump, Paramount berada di posisi terdepan.
Konsekuensi Bagi Penggemar Sepak Bola di Inggris
Meskipun cerita akuisisi ini mendominasi percakapan di kalangan media dan politik AS, berita utamanya bagi penggemar sepak bola Inggris adalah bahwa mereka akan memerlukan langganan layanan streaming baru jika ingin menonton Liga Champions mulai tahun 2027. Bahkan, mereka mungkin membutuhkan tiga langganan berbeda untuk bisa menonton ketiga kompetisi Eropa secara keseluruhan.
Revolusi Model Penjualan Hak Siar UEFA
Paramount mendapatkan hak siar ini dalam lelang pertama yang diselenggarakan oleh UC3, usaha patungan antara UEFA dan European Football Clubs (nama baru untuk European Club Association), serta agen barunya Relevent Football Partners, yang menggantikan mitra penjualan jangka panjang UEFA, TEAM Marketing pada tahun 2024.
Perubahan ini mengakhiri hubungan panjang yang telah menghasilkan banyak uang bagi TEAM, UEFA, dan setiap peserta dalam kompetisi klub UEFA. Namun, setelah upaya European Super League yang gagal pada tahun 2021, klub-klub besar memutuskan bahwa mereka ingin memiliki suara yang lebih besar dalam cara kompetisi tersebut dijalankan dan dipasarkan.
Relevent, yang dimiliki oleh pemilik Miami Dolphins Stephen Ross, menjanjikan UC3 akan meningkatkan pendapatan tahunannya dari €4,4 miliar (£3,9 miliar) saat ini menjadi €5 miliar (£4,4 miliar) pada tahun 2027, dengan target jangka panjang €6,5 miliar (£5,7 miliar) pada tahun 2031.
Untuk mencapai ini, UC3 dan Relevent, dengan dukungan Komisi Eropa, memutuskan untuk menambahkan satu tahun pada siklus hak siar yang biasanya tiga tahun, memberikan kepastian lebih kepada penawar. Proses dimulai dengan tender simultan di lima pasar terbesar Eropa: Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Inggris.
Mereka juga mendorong penawar untuk mengajukan tawaran di berbagai pasar dan bahkan mengukir paket hak eksklusif untuk sejumlah kecil pertandingan yang dimaksudkan untuk menarik tawaran dari layanan streaming global seperti Apple, Netflix, atau YouTube.
Sumber-sumber yang dekat dengan proses tersebut, berbicara secara anonim, mengatakan bahwa tawaran memang datang untuk paket global, tetapi tidak cukup tinggi untuk mengkompensasi tawaran yang lebih rendah dari Paramount dan Amazon untuk kesepakatan teritorial. Meski demikian, lelang ini sangat kompetitif, dengan putaran kedua diperlukan di kelima pasar. Canal+ menjadi pemenang besar di Prancis, meraih hak eksklusif untuk semua pertandingan.
Reaksi dari Pihak Terkait
Dalam sebuah email kepada staf, CEO Canal+ Maxime Saada mengatakan: “Hari ini, kami sekali lagi menunjukkan bahwa penawaran olahraga kami adalah yang terbaik di dunia. Kita semua bisa bangga akan hal ini.”
Suasana di TNT Sports tentu tidak akan sepositif itu. Meskipun masih memegang hak siar pertandingan awal Premier League pada hari Sabtu, Prem Rugby, dan The Ashes, mereka kini kekurangan konten olahraga top.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara TNT Sports mengatakan: “Pada akhirnya kami tetap berkomitmen pada pendekatan yang masuk akal secara finansial bagi bisnis kami, dan pelanggan kami.” Paramount, Relevent, dan UC3 semuanya menolak berkomentar.
TNT Sports, yang sebelumnya dikenal sebagai BT Sport, telah menyiarkan pertandingan Liga Champions sejak 2013. (Michael Regan/Getty Images)
Pergeseran hak siar ini menegaskan tren global di mana layanan streaming semakin menjadi pemain kunci dalam industri penyiaran olahraga, didorong oleh kekuatan finansial dan strategi ekspansi agresif.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment