Ruud van Nistelrooy Mundur dari PSV Eindhoven, Sang Pemain Ternyata Bereaksi Keras
Kedatangan dan Kepergian Van Nistelrooy di PSV
Eks penyerang Manchester United, Ruud van Nistelrooy, telah mengawali karier manajerialnya di PSV Eindhoven. Namun, kepergiannya dari klub tersebut setelah satu musim menimbulkan reaksi yang cukup kuat dari para pemain. Van Nistelrooy menjabat sebagai pelatih PSV sejak Juli 2022 hingga Mei 2023.
Pencapaian dan Tantangan
Selama masa jabatannya, Van Nistelrooy membawa PSV finish di posisi kedua Eredivisie dan meraih gelar Piala Belanda. Meskipun prestasi tersebut cukup mengesankan, Van Nistelrooy akhirnya memilih untuk mengundurkan diri setelah terjadi ketidaksepakatan dengan manajemen klub.
Reaksi Pemain
Reaksi pemain PSV, Ibrahim Sangare, cukup mencolok. Sangare sangat kecewa dengan pengunduran diri Van Nistelrooy. Dalam komentarnya kepada ESPN, Sangare menyatakan, “Mereka harus membujuk saya untuk kembali ke lapangan latihan setelah mengetahui Van Nistelrooy pergi. Saya sangat marah.” Ini menunjukkan adanya ketegangan di dalam tim setelah keputusan tersebut.
Perpindahan Sangare
Tak lama setelah kepergian Van Nistelrooy, Sangare memutuskan untuk pindah ke Nottingham Forest di Premier League. Dia telah mencetak gol pertamanya untuk klub tersebut dalam kemenangan 3-1 atas Leeds United sebelum jeda internasional bulan November.
Kembali ke Manchester United
Setahun setelah meninggalkan PSV, Van Nistelrooy kembali ke Manchester United sebagai asisten pelatih untuk Erik ten Hag. Namun, pemecatan Ten Hag setelah tiga bulan membuat Van Nistelrooy ditugaskan sebagai pelatih sementara. Di bawah kepemimpinannya, United tidak terkalahkan dalam empat pertandingan, meraih dua kemenangan atas Leicester City, satu kemenangan atas PAOK, dan hasil imbang melawan Chelsea. Meskipun demikian, Ruben Amorim memilih untuk tidak mempertahankan Van Nistelrooy dalam timnya setelah kedatangannya.
Kepindahan ke Leicester City
Setelah meninggalkan United, Van Nistelrooy tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan baru dan ditunjuk sebagai pelatih Leicester City. Namun, dalam 27 pertandingan, Leicester hanya mampu meraih lima kemenangan dan tiga hasil imbang, sehingga mereka terdegradasi ke posisi 18 di klasemen. Van Nistelrooy pun dipecat setelah musim berakhir.
Kritikan dari Pemain Leicester
Odsonne Edouard, striker yang dipinjamkan dari Crystal Palace, juga memberikan kritik terhadap Van Nistelrooy. Dia menyatakan bahwa meskipun Van Nistelrooy adalah penyerang hebat, hal itu tidak selalu menjamin kesuksesan sebagai pelatih, dan ia merasa terkungkung selama tujuh bulan tanpa mendapatkan kesempatan bermain.
Situasi Terkini
Sejak kepergiannya dari Leicester, Van Nistelrooy belum mendapatkan klub baru. Ditambah, dia dikabarkan sempat dihubungkan dengan posisi di FC Twente, namun jabatan tersebut kini telah diambil alih oleh John van den Brom.
Keputusan-keputusan yang diambil oleh Van Nistelrooy dan reaksi dari para pemain menjadi gambaran jelas betapa pentingnya hubungan di dalam tim serta dampaknya terhadap performa di lapangan. Kini, Van Nistelrooy menghadapi tantangan untuk menemukan klub baru dan membangun kembali karirnya sebagai pelatih.
(PL/GN)
sumber : www.mirror.co.uk
Leave a comment