Aturan Baru Liga untuk Pengelolaan Keuangan Klub
Sebuah pernyataan resmi dari liga menjelaskan, “SCR akan mengatur pengeluaran klub di lapangan sebesar 85 persen dari pendapatan sepakbola dan keuntungan/kerugian bersih dari penjualan pemain. Klub akan memiliki alokasi multi-tahun sebesar 30 persen yang dapat digunakan untuk pengeluaran melebihi 85 persen tersebut. Menggunakan alokasi ini akan dikenakan pajak, dan setelah alokasi habis, klub harus mematuhi batas 85 persen atau menghadapi sanksi olahraga.”
Tujuan Aturan SCR
Aturan SCR yang baru ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi semua klub untuk meraih kesuksesan yang lebih besar, serta mendekatkan sistem keuangan liga dengan aturan SCR UEFA yang beroperasi pada ambang batas 70 persen. Fitur kunci dari sistem baru Liga ini meliputi pemantauan transparan di tengah musim, sanksi, perlindungan terhadap penurunan performa, kemampuan untuk berinvestasi sebelum pendapatan diterima, serta pengurangan kompleksitas dengan fokus pada biaya sepakbola.
Pemeriksaan Kesehatan Keuangan Klub
Aturan Sustainability dan Systemic Resilience akan menilai kesehatan finansial pendek, menengah, dan jangka panjang klub melalui tiga tes: Uji Modal Kerja, Uji Likuiditas, dan Uji Ekuitas Positif.
Proses Pengembangan Aturan
Sejak 2023, Liga Premier dan klub-klubnya telah bekerja sama untuk mengembangkan kontrol keuangan dengan tujuan menjaga nilai liga, melindungi keseimbangan kompetitif, dan memastikan klub beroperasi secara finansial berkelanjutan. Proses ini melibatkan konsultasi yang luas di tingkat Pemegang Saham di klub, serta eksekutif senior di bidang keuangan dan hukum, dan kelompok kerja klub. Analisis ekonomi dan hukum independen juga telah dilakukan.
Pencobaan Aturan SCR
Sebagai bagian dari pengembangan aturan yang diusulkan, klub-klub setuju pada Rapat Umum Tahunan Liga Premier di bulan Juni 2024 untuk mencoba aturan SCR dan TBA secara non-binding. Pemantauan bayangan terhadap aturan SCR dan TBA juga terus berlangsung musim ini.
Pemantauan ini memungkinkan Liga dan klub untuk mengevaluasi sistem secara menyeluruh, termasuk pelaksanaan regulasi SCR setara UEFA, serta menyelesaikan konsultasi dengan semua pemangku kepentingan terkait, termasuk PFA dan agen sepakbola.
Dampak terhadap Klub
Dengan diterapkannya aturan-aturan baru ini, diharapkan klub-klub akan dapat mengelola keuangannya lebih baik dan bersaing secara sehat. Ini adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih stabil dan berkelanjutan bagi liga.
(PL/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment