Kendala Dalam Kedalaman Tim Golden State Warriors
Golden State Warriors sedang menghadapi masalah dalam kedalaman tim mereka. Hingga saat ini, tim ini hanya memiliki enam pemain dengan rating net positif, menurut Cleaning the Glass. Sementara itu, delapan pemain lainnya memiliki rating negatif, dengan Al Horford di posisi terburuk dengan -14.1 dan Buddy Hield di -17.0.
Gary Payton II dan Jonathan Kuminga, masing-masing dengan rating -4.1 dan -6.6, tidak terlalu merugikan lineup, tetapi kontribusi positif yang mereka berikan juga sangat minim sebulan setelah awal musim.
Pemikiran Tentang Strategi Steve Kerr
Apakah Steve Kerr terlalu mempersulit situasi ini? Mungkin lineup terbaik Warriors adalah dengan mengandalkan lima pemain terbaik mereka, yang terbukti mendominasi pada akhir musim lalu.
Penutup Dengan Curry, Podz, Moody, Butler, Green
Musim lalu, lineup ini mencatat rating net positif 17.9 dalam 459 penguasaan bola, dengan Warriors meraih 18 kemenangan dan hanya 4 kekalahan saat lineup ini bermain.
Meskipun terdiri dari pemain-pemain dengan ukuran lebih kecil, lineup ini berhasil mempertahankan persentase rebound sebesar 51.2%, memaksa turnover dalam jumlah banyak (dalam persentil ke-96), dan berkontribusi dalam akurasi tembakan yang cukup baik (persentil ke-66 dalam persentase field-goal efektif). Brandin Podziemski dan Moses Moody mampu memberikan dukungan tembakan yang dibutuhkan oleh tim yang terdiri dari Jimmy Butler dan Draymond Green.
Pada laga menghadapi Portland Trail Blazers, Warriors menggunakan lineup Curry-Podz-Payton-Butler-Green dari menit 3:46 hingga 49.9 di kuarter terakhir. Sayangnya, lineup ini tidak berhasil mengubah posisi, tetap tertinggal empat poin saat masuk dan keluarnya dari pertandingan.
Walaupun tidak ada kepastian bagaimana hasilnya jika Moody menggantikan Payton dalam penutupan tersebut, Kerr kemungkinan besar berpikir masalah yang lebih besar adalah performa selama 44 menit sebelumnya yang membuat Warriors tertinggal dari tim Blazers yang sedang tidak dalam performa terbaik.
Namun, tidak jelas mengapa Warriors tidak menggunakan lineup terbaik mereka dari musim lalu. Secara keseluruhan, kombinasi Podz dan Moody dalam lineup penutup terhadap tiga bintang telah memainkan hanya 23 penguasaan bola musim ini dengan rating net positif 25.9.
Kepercayaan Terhadap Pengaruh Dua Arah Moody dan Podz
Saya memahami bahwa Moody tidak bermain dengan baik pada pertandingan Jumat lalu, sehingga bisa dimaklumi jika Payton dimainkan menggantikannya. Dalam teori, Payton bisa lebih mengganggu penguasaan bola dengan kecepatan kakinya yang lebih baik, dan lebih nyaman bermain dalam peran roller dan penyelesaian di cat. Namun, Moody jelas merupakan pemain yang lebih baik secara keseluruhan, sehingga seharusnya jarang ia tidak bermain di menit-menit krusial.
Sebuah momen signifikan terjadi ketika Payton terlihat tidak posisional saat menjaga Deni Avdija yang mencoba menyerang, sementara pemain yang seharusnya ia kawal, Caleb Love, cukup dekat untuk menerima bola. Akibatnya, Love berhasil mencetak tiga angka yang memperpanjang keunggulan Portland menjadi empat poin.
Nilai Moody dan Podziemski terletak pada minimnya kesalahan yang mereka buat. Mereka selalu berada di posisi yang tepat, memungkinkan Green berfungsi dengan optimal sebagai pengatur serangan pertahanan. Mereka juga menciptakan ruang yang cukup untuk Curry dan Butler agar lebih leluasa dalam melakukan penetrasi.
Ketika Kuminga kembali, keputusan lineup di setiap pertandingan akan semakin menantang. Kerr harus mempertimbangkan performa setiap pemain dan memilih siapa yang layak bermain bersama Curry, Butler, dan Green.
Namun, kecuali ada alasan mendesak untuk tidak melakukan hal tersebut, sebaiknya default lineup yang digunakan adalah Curry, Podz, Moody, Butler, dan Green. Kombinasi tembakan tiga angka dan pertahanan solid dari keduanya terbukti meningkatkan performa trio Curry-Butler-Green di kedua sisi lapangan.
Sudah saatnya untuk kembali menggunakan lineup yang membawa Golden State meraih hasil positif di akhir musim lalu.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment