Nottingham Forest Ditahan Imbang Malmo, Konsistensi Kembali Dipertanyakan
Nottingham Forest gagal meraih kemenangan ketiga beruntun setelah bermain imbang tanpa gol melawan Malmo. Hasil ini membuat Forest masih mencari konsistensi mereka di musim baru.
Klub berjuluk The Garibaldi ini sebenarnya tengah mengincar kemenangan ketiga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak awal tahun. Terakhir kali mereka mencatatkan rekor serupa adalah pada periode Desember dan Januari lalu, saat mereka menumbangkan Everton, Wolves, dan kemudian Luton di Piala FA.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi, di mana enam di antaranya diraih di Premier League. Namun, fakta bahwa mereka hanya sekali lagi mencatatkan kemenangan berturut-turut sepanjang musim lalu menunjukkan mengapa mereka saat ini berlaga di Liga Europa, dan bukan Liga Champions.
Mencari Konsistensi yang Hilang
Sejak kembali ke Premier League, Forest memang dikenal dengan performa yang sering naik-turun. Kemampuan mereka untuk meraih kemenangan beruntun menjadi indikator penting dalam perjuangan mereka di papan atas. Musim lalu, setelah periode impresif di awal tahun, Forest kerap kesulitan menjaga momentum.
Hasil imbang tanpa gol melawan Malmo ini, meski hanya dalam laga pra-musim atau persahabatan, tetap menjadi catatan penting. Ini menghentikan potensi rentetan kemenangan dan memberikan pekerjaan rumah bagi Steve Cooper untuk membangun tim yang lebih stabil.
Konteks Eropa
Lolosnya Nottingham Forest ke Liga Europa menjadi bukti progres yang telah mereka tunjukkan, meskipun konsistensi menjadi tantangan. Keikutsertaan di kompetisi Eropa tentu akan menambah jadwal pertandingan yang padat, menuntut kedalaman skuad dan fokus yang lebih tinggi. Pembelajaran dari performa musim lalu akan menjadi kunci untuk menghadapi tantangan di kompetisi domestik maupun Eropa.
Musim baru akan segera bergulir, dan Forest harus segera menemukan ritme terbaiknya. Kestabilan dalam meraih poin akan krusial jika mereka ingin mencapai target yang lebih tinggi, baik di Premier League maupun di kancah Eropa.
(LC/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment