Home Olahraga Lainnya “Dewa Quad” Malinin Genjot Persiapan Olimpiade di Final GP.
Olahraga Lainnya

“Dewa Quad” Malinin Genjot Persiapan Olimpiade di Final GP.

Share
Share

Ilia Malinin Siap Unjuk Gigi di Grand Prix Final, Incar Emas Olimpiade

Atlet figure skating Amerika Serikat, Ilia Malinin, berambisi kuat untuk mengukuhkan posisinya sebagai favorit peraih medali emas Olimpiade. Ia akan menghadapi rival-rivalnya di ajang bergengsi Grand Prix Final.

Malinin, yang kini berusia 21 tahun, dikenal dengan julukan “Quad God” berkat serangkaian lompatan quad-nya yang memukau. Ia merupakan juara dunia dua kali dan menjadi kandidat terdepan untuk meraih gelar saat debut Olimpiadenya di Milan-Cortina pada Februari 2026 mendatang.

Persiapan Malinin menuju Olimpiade akan memasuki tahap krusial di Grand Prix Final. Ajang ini menghadirkan jajaran atlet elit, termasuk duo Jepang Yuma Kagiyama dan Shun Sato, serta atlet Prancis Adam Siao Him Fa, yang semuanya juga bertekad mencuri perhatian menjelang Pesta Olahraga Musim Dingin.

Sebagai informasi, ISU Grand Prix Final musim 2023/2024 sebelumnya diselenggarakan di Beijing, Tiongkok, pada tanggal 7-10 Desember 2023. Event figure skating internasional seperti ini seringkali bisa disaksikan secara langsung melalui platform streaming resmi seperti SPOTV NOW.

Dominasi “Quad God” di Lintasan Es

Ilia Malinin, sang juara Grand Prix Final selama dua tahun terakhir, berhasil lolos ke edisi kali ini dengan poin maksimal setelah menjuarai Grand Prix de France dan Skate Canada. Penampilannya di kedua kejuaraan tersebut sangat mendominasi.

Di Skate Canada, ia bahkan memecahkan rekor dunia miliknya sendiri dengan skor free-skate 228,97. Malinin mengakhiri kompetisi dengan selisih luar biasa 76,6 poin dari rival terdekatnya secara keseluruhan. Hebatnya lagi, ia melakukannya tanpa memasukkan quad axel khasnya, sebuah lompatan yang hanya dirinya yang berhasil mendaratkan dalam kompetisi.

Quad axel kemungkinan akan kembali ke program Malinin di Grand Prix Final, sebagai bagian dari upayanya meningkatkan persiapan Olimpiade. Ini tentu menjadi prospek yang mengancam bagi para pesaingnya.

“Rasanya seperti saya berjalan secara autopilot dan semuanya terjadi satu elemen demi satu. Saya merasa sangat percaya diri bahkan saat memasuki paruh kedua,” kata Malinin setelah kemenangannya di Kanada.

“Saya tahu bahwa semoga rekor itu bisa lebih tinggi lagi.”

Persaingan Ketat di Kategori Putra

Yuma Kagiyama dianggap sebagai rival terdekat Malinin untuk medali emas Olimpiade. Ia juga lolos ke Grand Prix Final dengan poin maksimal, menjadi satu-satunya skater tunggal putra selain Malinin yang meraihnya.

Baca juga:  Duo Stoddard-Santos-Griswold Siap Beraksi di Olimpiade Seluncur Cepat!

Peraih medali perak Olimpiade 2022 ini memenangkan NHK Trophy dan Finlandia Grand Prix. Namun, Kagiyama sendiri mengaku belum sepenuhnya puas dengan kedua penampilannya.

“Ada beberapa kesalahan lompatan, jadi itu sedikit mengecewakan,” ujar atlet berusia 22 tahun itu di Finlandia, di mana ia tetap menang meski terjatuh saat melakukan quadruple toe loop.

Shun Sato berhasil memenangkan Cup of China, sementara Adam Siao Him Fa lolos dengan dua kali finis sebagai runner-up. Dua atlet lainnya yang melengkapi enam pesaing di kategori putra adalah Mikhail Shaidorov dari Kazakhstan dan Daniel Grassl dari Italia.

Kembalinya Alysa Liu dan Dominasi Jepang di Putri

Di kategori tunggal putri, juara dunia asal Amerika Alysa Liu melanjutkan comeback triumfannya ke dunia skating dengan lolos kualifikasi melalui satu kemenangan pertama dan satu finis runner-up.

Atlet berusia 20 tahun ini sempat pensiun pada 2022 namun kembali dua tahun kemudian. Ia memenangkan Skate America, namun mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan jelang Olimpiade.

“Saya tidak suka penampilan saya dan ketika saya melakukannya, dari segi lompatan, rasanya tidak begitu baik,” katanya di New York.

Mone Chiba dari Jepang menjadi satu-satunya atlet putri yang lolos dengan dua kemenangan, memuncaki podium di Kanada dan Finlandia. Chiba adalah salah satu dari empat skater Jepang yang berkompetisi di Grand Prix Final putri, bersama juara dunia tiga kali Kaori Sakamoto, Rinka Watanabe, dan debutan berusia 17 tahun Ami Nakai. Amber Glenn dari Amerika Serikat melengkapi daftar peserta.

Pasangan dan Ice Dance Siap Bersaing

Di kategori Pairs, pasangan Jerman Minerva Fabienne Hase dan Nikita Volodin mengincar gelar Grand Prix Final ketiga berturut-turut mereka. Mereka akan menghadapi persaingan ketat dari juara dunia asal Jepang, Riku Miura dan Ryuichi Kihara. Pasangan Jepang ini memenangkan kedua ajang Grand Prix mereka dan berambisi meraih medali Olimpiade pertama bagi negaranya di kategori Pairs tahun depan.

Baca juga:  Doncic cetak 41 poin, Lakers kalahkan Bucks di NBA!

Sementara itu, di Ice Dance, pasangan Amerika Madison Chock dan Evan Bates, serta pasangan Prancis Laurence Fournier Beaudry dan Guillaume Cizeron, sama-sama melaju ke final dengan dua kemenangan Grand Prix. Pasangan Inggris Lilah Fear dan Lewis Gibson, serta pasangan Kanada Piper Gilles dan Paul Poirier, juga menjadi penantang serius dalam kategori ini.

(OL/GN)
sumber : www.postguam.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Masvidal Bakal Gebrak UFC, Siap Tantang McGregor?

Masvidal siap gebrakan UFC! Rumor kencang menyebut ia incar tantangan McGregor. Akankah...

Mendadak! Kuzmin Tantang Battbootti di ONE Fight Night 39!

Mendadak! Kuzmin secara mengejutkan menantang Battbootti. Duel seru siap ramaikan ONE Fight...

Resmi! Chiesa vs. Harris di UFC Fight Night 271.

Resmi! Chiesa vs. Harris siap beradu di UFC Fight Night 271. Jangan...

Kayla Harrison Mundur dari UFC 324, Pasca Operasi Leher Penuh Haru.

Kayla Harrison mundur dari UFC 324 pasca operasi leher. Keputusan penuh haru...