Indonesia Dorong Kerja Sama AI dengan Tiongkok untuk Percepatan Industri Digital
JAKARTA – Indonesia tengah gencar mencari jalur kerja sama yang lebih kuat dengan Tiongkok demi mengakselerasi pengembangan industri kecerdasan buatan (AI) di Tanah Air. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara China-Indonesia Industrial Collaboration Summit yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (4 Des).
Mendorong Ekosistem AI Nasional
Airlangga Hartarto menyoroti bahwa Indonesia saat ini memiliki setidaknya 25 startup AI. Jumlah ini menjadi modal penting, namun ia menekankan urgensi bagi Indonesia untuk bergerak cepat dalam membangun ekosistem AI yang kuat. Langkah ini krusial agar Indonesia mampu mempertahankan daya saingnya di tingkat regional.
Harapan Kolaborasi dengan Tiongkok
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyatakan harapannya agar perusahaan-perusahaan AI dari Tiongkok dapat memberikan dukungan nyata bagi startup ekonomi digital Indonesia. Sektor-sektor yang menjadi prioritas meliputi pendidikan, kesehatan, pertanian cerdas, dan berbagai sektor strategis lainnya.
Menurut Airlangga, kolaborasi semacam ini tidak hanya akan mempercepat inovasi, tetapi juga membantu memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta membangun ketahanan mereka untuk pertumbuhan di masa mendatang.
Program AI di 10 Kota
Indonesia juga memiliki rencana ambisius untuk meluncurkan program-program AI tingkat atas di 10 kota. Inisiatif ini bertujuan untuk membekali generasi muda agar dapat mengadopsi dan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang pesat.
Airlangga menegaskan bahwa kemitraan yang solid antara bisnis Indonesia dan Tiongkok memegang peranan vital dalam meningkatkan kapasitas industri, memperkuat stabilitas ekonomi, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi kedua negara.
(OL/GN)
sumber : www.thestar.com.my
Leave a comment