Home Olahraga Lainnya Pembukaan SEA Games 2025 Thailand: Drone & Cahaya Bikin Meriah!
Olahraga Lainnya

Pembukaan SEA Games 2025 Thailand: Drone & Cahaya Bikin Meriah!

Share
Pembukaan SEA Games 2025 Thailand: Drone & Cahaya Bikin Meriah!
Share

Api SEA Games 2025 Menyala di Bangkok, Thailand Usung Konsep Hijau

Pesta olahraga akbar Asia Tenggara, SEA Games 2025 edisi ke-33, telah resmi dibuka dengan gemilang di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, pada Selasa, 9 Desember 2025 malam WIB. Momen puncak perayaan terjadi saat kaldron api SEA Games dinyalakan oleh atlet taekwondo kebanggaan Thailand dan juara dunia, Panipak Wongpattanakit.

Panipak, yang akrab disapa Tennis, memulai penyulutan api kaldron kecil dari obor torch relay yang kemudian memicu pertunjukan cahaya spektakuler. Ratusan pesawat nirawak atau drone membanjiri langit Bangkok, membentuk lambang resmi SEA Games ke-33 Thailand, sebuah tontonan yang memukau ribuan pasang mata di stadion maupun layar kaca.

Konsep Hijau dan Tanpa Kembang Api

Thailand mengangkat tema ramah lingkungan untuk upacara pembukaan tahun ini, yang dinamakan “Green SEA Games”. Sesuai dengan konsep tersebut, tidak ada pesta kembang api tradisional yang memeriahkan malam pembukaan. Sebagai gantinya, panggung utama diisi dengan permainan cahaya canggih dari drone dan tata pencahayaan stadion yang memukau, menciptakan suasana yang megah namun tetap berkelanjutan.

Estafet Obor dan Pesan Raja

Sebelum Panipak Wongpattanakit mendapat kehormatan menyulut api utama, ia menerima estafet obor dari dua ikon olahraga Thailand lainnya. Mereka adalah atlet tinju peraih medali emas Olimpiade, Somjit Jongjohor, dan atlet skateboard termuda Thailand yang pernah berlaga di Olimpiade, Wareeya Sukkasem.

Dalam pidato kerajaan yang disampaikan pada upacara pembukaan, Raja Thailand Vajiralongkorn menyambut seluruh kontingen negara peserta. Beliau menyampaikan harapan agar pesta olahraga dua tahunan ini dapat berlangsung dengan semangat persahabatan, keharmonisan, dan menjunjung tinggi sportivitas di antara seluruh atlet.

Lokasi dan Target Medali

Awalnya, SEA Games edisi ke-33 tahun 2025 direncanakan akan dipusatkan di tiga kota: Bangkok, Chonburi, dan Songkhla. Namun, Songkhla batal menjadi lokasi penyelenggaraan akibat bencana banjir yang melanda. Dengan demikian, Bangkok menjadi lokasi utama untuk upacara pembukaan dan penutupan, sementara Chonburi difokuskan untuk menyelenggarakan berbagai cabang olahraga air.

Baca juga:  SEA Games 2025: Bulutangkis Indonesia Borong 3 Emas!

Perhelatan SEA Games kali ini akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 20 Desember 2025. Sebanyak 574 medali emas akan diperebutkan dari 50 cabang olahraga resmi yang dipertandingkan, belum termasuk cabang demonstrasi dan promosi.

Kontingen Indonesia Siap Berjuang

Kontingen Indonesia tiba di Thailand dengan kekuatan penuh, terdiri dari 996 atlet. Mereka akan berlaga di 48 dari total 51 cabang olahraga yang dipertandingkan. Dalam defile atlet yang penuh semangat, pebola voli putri kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri, mendapat kehormatan untuk membawa bendera Merah Putih, memimpin barisan atlet Indonesia di hadapan publik Asia Tenggara.

Dengan semangat “Green SEA Games” dan harapan akan persahabatan yang erat, pesta olahraga ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Perjalanan panjang dan penuh tantangan menanti para atlet dari berbagai negara untuk menunjukkan performa terbaik mereka.

(OL/GN)
sumber : www.medcom.id

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

ONE FN 43: Reis vs Takahashi Pimpin, 3 Laga Tambahan Bikin Panas!

ONE FN 43: Reis vs Takahashi pimpin duel! Plus 3 laga tambahan,...

Voli Putra Patriot Purworejo: Wakili Jateng di Kejurnas!

Voli Putra Patriot Purworejo sukses ukir sejarah! Mereka akan mewakili Jawa Tengah...

Rhys McKee: Lengkapi Lingkaran di Laga Alex Lohore!

Rhys McKee siap lengkapi "lingkaran" perjalanannya. Laga kontra Alex Lohore bukan sekadar...

Menpora Angkat Jempol: Papua, Pabrik Bintang Sepak Bola!

Menpora angkat jempol! Papua diakui sebagai "pabrik bintang sepak bola". Ini bukti...