Home Olahraga Lainnya WBA Tolak Mentah RUU Kontroversial ‘Ali Revival Act’.
Olahraga Lainnya

WBA Tolak Mentah RUU Kontroversial ‘Ali Revival Act’.

Share
Share

WBA dan Tokoh Tinju Bersatu Melawan RUU Kebangkitan Tinju Amerika Muhammad Ali

Sesi sore di hari kedua Konvensi World Boxing Association (WBA) menjadi pusat perhatian dengan diselenggarakannya diskusi panel penting. Agenda utama adalah membahas “Muhammad Ali American Boxing Revival Act (H.R. 4624)” yang didukung oleh Dana White, serta merumuskan strategi untuk menentang rancangan undang-undang tersebut.

Panelis Kunci dalam Diskusi

Panel ini diisi oleh figur-figur terkemuka di dunia tinju, termasuk:

  • Matchmaker Roberto Diaz
  • Mantan juara dunia Shane Mosley
  • Promotor Joe DeGuardia
  • Pengacara Rob Maysey
  • Presiden WBA Gilberto Jesus Mendoza
  • Mantan juara dunia Bernard Hopkins
  • Mantan juara welterweight UFC Carlos Newton
  • Penasihat hukum WBA Robert Mack

Rekam Jejak Rob Maysey Melawan UFC

Pengacara Rob Maysey dikenal dengan keberhasilannya dalam kasus litigasi melawan UFC. Kasus awal yang ia tangani terhadap UFC telah mencapai persetujuan akhir pada 6 Februari 2025, dengan pembayaran penyelesaian sebesar $375.000.000 kepada para petarung dalam gugatan class action tersebut. Dengan pengalaman ini, Maysey akan menjadi ujung tombak dalam menentang RUU Revival di Washington D.C.

Sikap WBA dan Federasi Lain

Presiden WBA, Gilberto Jesus Mendoza, menyuarakan sentimen yang sama dengan presiden badan sanksi tinju lainnya. Mereka semua telah menyatakan niat untuk menggabungkan kekuatan dalam menentang RUU ini di konvensi masing-masing. Ini menunjukkan adanya kesepakatan luas di antara organisasi tinju besar untuk bersatu menghadapi rancangan undang-undang yang dianggap kontroversial ini.

Peran Bernard Hopkins dan Joe DeGuardia

Bernard Hopkins berbagi pengalamannya dalam mendukung “Muhammad Ali Act” yang asli lebih dari 25 tahun lalu. Ia mengenang bahwa pada saat itu, ia dianggap sebagai “pembuat masalah” karena komitmennya tersebut. “Saya membuat komitmen untuk menjadi Muhammad Ali di masa kini,” kata Hopkins. Baik Hopkins maupun DeGuardia diketahui pernah bersaksi selama audiensi awal untuk Muhammad Ali Act tersebut.

Baca juga:  Cuma 10mm Rumput MCG, Tapi Bikin Batting Neraka di Ashes.

Perspektif Carlos Newton tentang Sistem UFC

Mantan juara UFC Carlos Newton memberikan gambaran mendalam tentang bagaimana sistem pembayaran, kontrak, dan struktur berjenjang bekerja di UFC, berdasarkan pengalaman pribadinya. Ia menjelaskan mengapa model operasional semacam itu tidak lazim ditemukan dalam dunia tinju profesional. Penjelasannya memberikan wawasan penting tentang perbedaan mendasar antara kedua olahraga tempur ini, sekaligus menyiratkan kekhawatiran jika model UFC diterapkan pada tinju melalui RUU tersebut.

Konteks dan Implikasi RUU

Rancangan undang-undang “Muhammad Ali American Boxing Revival Act” menimbulkan kekhawatiran signifikan di kalangan komunitas tinju. Potensi dampaknya terhadap struktur tata kelola tinju, hak-hak promotor, dan kebebasan petarung menjadi sorotan. Para penentang berpendapat bahwa undang-undang ini berpotensi mengkonsolidasikan terlalu banyak kekuatan pada satu entitas, serupa dengan model yang digunakan di UFC. Hal ini dikhawatirkan dapat mengurangi negosiasi dan pilihan bagi petarung, serta merusak integritas dan keragaman promosi dalam olahraga tinju. Upaya kolaboratif dari WBA dan para tokoh tinju profesional lainnya menyoroti keseriusan mereka dalam melindungi tradisi dan prinsip-prinsip inti tinju dari perubahan yang dianggap merugikan.

(OL/GN)
sumber : fightnews.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

ONE FN 43: Reis vs Takahashi Pimpin, 3 Laga Tambahan Bikin Panas!

ONE FN 43: Reis vs Takahashi pimpin duel! Plus 3 laga tambahan,...

Voli Putra Patriot Purworejo: Wakili Jateng di Kejurnas!

Voli Putra Patriot Purworejo sukses ukir sejarah! Mereka akan mewakili Jawa Tengah...

Rhys McKee: Lengkapi Lingkaran di Laga Alex Lohore!

Rhys McKee siap lengkapi "lingkaran" perjalanannya. Laga kontra Alex Lohore bukan sekadar...

Menpora Angkat Jempol: Papua, Pabrik Bintang Sepak Bola!

Menpora angkat jempol! Papua diakui sebagai "pabrik bintang sepak bola". Ini bukti...