Derrick Lewis Ungkap Nyaris Duel dengan Raja Kickboxing Rico Verhoeven di UFC
Fans Ultimate Fighting Championship (UFC) nyaris menyaksikan pertarungan kelas berat yang potensial, namun dengan lawan yang tak terduga. Derrick "The Black Beast" Lewis, petarung kelas berat veteran UFC, baru-baru ini mengungkap sebuah tawaran pertarungan mengejutkan yang sebenarnya bukan lawan yang awalnya diinginkan UFC.
Lewis Ungkap Tawaran Mengejutkan dari UFC
Lewis mengungkap di podcast barunya, The Beast and Cowboy, bahwa ia sempat ditawari pertarungan melawan legenda kickboxing Rico Verhoeven. Verhoeven, yang belum lama ini meninggalkan promosi GLORY dan santer dikaitkan dengan kepindahan ke Mixed Martial Arts (MMA), disebut Lewis menolak tawaran pertarungan tersebut.
Lewis sendiri menyatakan keinginannya untuk tetap aktif di dalam octagon.
“Sial, aku sudah mencoba mencari pertarungan hampir setiap bulan sejak Juli,” kata Lewis. “Pertarunganku terakhir berakhir dalam 30 detik, jadi kupikir mereka akan memberiku sesuatu yang cepat. Mereka bilang padaku, ‘Tidak, kami punya sesuatu yang besar untukmu. Jangan khawatir, duduk saja dan tunggu.'”
Namun, pertarungan "besar" yang dimaksud itu tidak terwujud. Lewis melanjutkan penjelasannya.
“Mereka mencari tahu siapa lawannya,” kata Lewis. “Awalnya seharusnya seorang pria dari GLORY Kickboxing — sang juara. Siapa namanya? Rico Verhoeven. Seharusnya melawannya, tapi dia menolak pertarungan itu.”
Implikasi Tawaran dan Penolakan Lain
Jika pengakuan Lewis ini benar, hal tersebut sangat mengisyaratkan bahwa UFC secara aktif berusaha membawa Verhoeven masuk ke dalam promosi. Ini juga menunjukkan kepercayaan diri UFC yang cukup tinggi untuk langsung mempertemukan Verhoeven, seorang pendatang baru di MMA, dengan veteran Top 10 seperti Lewis.
Sebagai informasi, Lewis memegang rekor knockout terbanyak dalam sejarah UFC dengan 16 KO, dan telah berkompetisi sebanyak 30 kali di divisi kelas berat, menjadikannya petarung terbanyak kedua sepanjang masa di divisi tersebut.
Lewis juga mengungkap bahwa ia berusaha mengatur rematch dengan Sergei Pavlovich, yang mengalahkannya dalam waktu kurang dari satu menit pada tahun 2023. Namun, petarung asal Rusia itu juga menolak tawaran pertarungan tersebut.
Pada akhirnya, Rodrigo Cortes-Acosta adalah satu-satunya yang menyanggupi tawaran pertarungan. Sebuah hasil yang logis mengingat "Salsa Boy" memang telah menantang Lewis selama lebih dari setahun.
Situasi ini menunjukkan betapa sulitnya menemukan lawan yang bersedia menghadapi kekuatan Derrick Lewis di octagon, serta ambisi UFC untuk mendatangkan talenta baru yang menjanjikan seperti Rico Verhoeven ke dalam jajaran petarungnya.
(OL/GN)
sumber : www.mmamania.com
Leave a comment