Duka Menyelimuti Dunia Biathlon, Harapan Olimpiade Norwegia Sivert Guttorm Bakken Meninggal Dunia di Usia 27
Kabar duka menyelimuti dunia olahraga musim dingin. Sivert Guttorm Bakken, atlet biathlon kebanggaan Norwegia yang digadang-gadang akan menjadi bagian tim nasional untuk Olimpiade Milan Cortina 2026, meninggal dunia pada usia 27 tahun. Ia menghembuskan napas terakhir saat mengikuti kamp pelatihan Olimpiade di Italia.
Kematian Bakken disebut-sebut terjadi secara mendadak. Ia ditemukan tak bernyawa di kamar hotelnya di Lavaze, Italia. Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Bakken baru saja kembali berkompetisi setelah sempat absen.
Perjalanan Penuh Semangat dan Tantangan
Pada tahun 2022, Sivert Guttorm Bakken sempat didiagnosis menderita miokarditis, sebuah peradangan pada otot jantung. Kondisi tersebut memaksanya mengambil jeda dari arena kompetisi yang ia cintai. Namun, semangat juangnya tidak padam. Ia berhasil pulih dan kembali berlaga pada tahun 2024, menunjukkan determinasi yang luar biasa.
Kembalinya Bakken ke dunia biathlon disambut dengan sukacita oleh banyak pihak. Ia adalah contoh nyata ketahanan dan tekad, menginspirasi banyak atlet lain dengan perjuangannya melawan penyakit dan usahanya untuk kembali ke performa puncak.
Ungkapan Duka dari Federasi Internasional
International Biathlon Union (IBU), badan pengatur olahraga biathlon global, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Bakken.
“International Biathlon Union (IBU) sangat sedih mengetahui bahwa atlet biathlon Norwegia, Sivert Guttorm Bakken, telah meninggal dunia pada usia 27 tahun selama kamp pelatihan di Italia,” kata pernyataan resmi IBU.
Presiden IBU, Olle Dahlin, juga turut menyampaikan belasungkawa. Ia menekankan bahwa kepergian Bakken adalah kehilangan besar bagi olahraga yang menguji ketahanan dan fokus, memadukan ski lintas alam dan menembak senapan ini.
“IBU sangat terkejut dan sedih atas berita tragis kematian mendadak Sivert Bakken,” ujar Dahlin. “Kembalinya Sivert ke biathlon setelah masa sulit merupakan sumber kegembiraan besar bagi semua orang di keluarga biathlon dan demonstrasi inspiratif dari ketahanan serta tekadnya. Kepergiannya di usia yang begitu muda sungguh sulit untuk dipahami, tetapi ia tidak akan terlupakan dan akan selalu ada di hati kami. IBU menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman Sivert, timnya, dan semua anggota keluarga biathlon Norwegia di masa yang sangat sulit ini.”
Prestasi dan Dampak Kehilangan
Selama kariernya, Sivert Guttorm Bakken telah menorehkan prestasi membanggakan. Ia adalah juara bertahan Eropa untuk nomor sprint 10 kilometer dan dua nomor estafet. Pencapaian ini menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet biathlon paling menjanjikan di Norwegia dan dunia.
Kepergian Sivert Guttorm Bakken merupakan pukulan telak bagi tim biathlon Norwegia. Ia tidak hanya seorang atlet berbakat, tetapi juga sosok inspiratif yang menunjukkan semangat pantang menyerah. Dunia biathlon kehilangan salah satu bintangnya yang bersinar terlalu cepat, meninggalkan warisan ketekunan dan semangat juang yang akan selalu dikenang.
(OL/GN)
sumber : www.mlive.com
Leave a comment