Kisah Motor Hobi dan Sepatu Emas Pemberian Rival: Sisi Lain Rizki Juniansyah Usai Raih Rekor Dunia
Rizki Juniansyah, lifter muda Indonesia yang terus mencuri perhatian dunia angkat besi, ternyata punya cara unik menikmati hasil kerja kerasnya. Peraih medali emas di Olimpiade pertamanya itu tak hanya fokus pada target baru, tetapi juga menikmati pencapaiannya dengan membeli beberapa barang impian.
Lifter berusia 22 tahun itu mengatakan, “Saya bilang kepada ayah saya, ‘Papa, saya sudah meraih emas di Olimpiade pertama saya untuk Indonesia. Saya punya uang. Papa, saya ingin motor hobi’. Jadi saya membeli sebuah motor. Saya sangat senang karena angkat besi memberikan begitu banyak hadiah untuk saya.”
Motor-motor itu kini mendominasi sebagian besar ruang pamer di rumahnya, yang juga merupakan hasil pembelian pasca-Olimpiade Paris. Ia memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli rumah bagi dirinya sendiri dan satu lagi di sebelahnya untuk ibunya.
Sepatu dari Rival Sekaligus Sahabat
Artefak olahraga istimewa lainnya yang ia miliki adalah sepasang sepatu angkat besi berwarna kuning dan biru dari Paris 2024—meskipun bukan miliknya. Sepatu itu milik Shi Zhiyong, peraih dua medali emas Olimpiade dari Republik Rakyat Tiongkok, yang memberikannya sebagai hadiah kepada temannya.
“Dia adalah rival yang sangat baik bagi saya,” kata Juniansyah tentang Shi. “Dia sangat baik kepada saya. Saya selalu berbicara dengan Shi Zhiyong, dia sangat kuat dalam angkatan snatch. Ukuran sepatu kami sama, 42, dan kini sepatu itu terpajang di rumah saya bersama foto Shi.”
Sebagai balasannya, Juniansyah menghadiahi jaket latihan tim Indonesia dan salah satu jaket memancingnya yang terinspirasi motor. Faktanya, lifter Tiongkok itu mengirim pesan teks kepadanya tepat setelah rekor dunia terbarunya di clean & jerk, yang diperlihatkan Juniansyah kepada Olympics.com: ‘205kg terlihat mudah’.
Rekor Dunia Baru Rizki Juniansyah, dengan Mata Tertuju pada LA28: ‘Saya Pikir Itu Belum Cukup’
Juniansyah sebelumnya sudah memegang rekor dunia total di kategori 73kg putra, dengan angkatan 365kg pada Piala Dunia IWF di Phuket. Kini, ia kembali mengukir sejarah di pesisir Thailand, tepatnya di Chonburi, tempat ia mencetak rekor dunia baru di kategori 79kg pada SEA Games ke-33.
Pria kelahiran Serang itu mencetak rekor dunia baru clean & jerk dengan angkatan menakjubkan 205kg. Tidak hanya itu, total angkatannya untuk medali emas juga merupakan rekor dunia. Sama seperti di Piala Dunia 620 hari sebelumnya, Juniansyah kembali mengangkat 365kg di Thailand dan menetapkan standar global yang baru.
Pencapaian luar biasa ini semakin memantapkan posisi Rizki Juniansyah sebagai salah satu lifter terbaik dunia, dengan ambisi yang jelas untuk terus berprestasi di panggung internasional, termasuk Olimpiade Los Angeles 2028.
(OL/GN)
sumber : www.olympics.com
Leave a comment