Kekecewaan Tom Aspinall Usai Laga UFC 321 Dihentikan: ‘Bukan Kecelakaan!’
Pertarungan UFC 321 di Abu Dhabi harus berakhir dengan rasa kecewa. Laga perebutan gelar kelas berat antara Tom Aspinall dan Ciryl Gane dihentikan pada menit 4:35 di ronde pertama. Insiden colokan mata yang tidak disengaja membuat Aspinall tidak dapat melanjutkan pertarungan. Wasit akhirnya memutuskan laga tersebut sebagai no-contest.
Sebelum penghentian, kedua petarung sebenarnya sudah memulai pertarungan dengan sangat baik. Mereka saling bertukar pukulan dan tendangan bersih, menunjukkan intensitas dan potensi besar di menit-menit awal. Namun, cedera mendadak mengubah segalanya, mengakhiri laga yang sangat dinantikan tersebut lebih cepat.
Kemarahan Aspinall Tertuju pada Ciryl Gane
Setelah insiden tersebut, Aspinall terang-terangan menyuarakan frustrasinya. Ia menjelaskan bahwa kemarahannya bukan ditujukan pada seni bela diri campuran itu sendiri atau nasib buruk. Sebaliknya, kemarahan Aspinall secara khusus ditujukan kepada Gane. Ia menjelaskan bahwa cedera akibat pukulan yang legal adalah bagian dari risiko yang diterima oleh setiap petarung dalam olahraga ini. Namun, kehilangan penglihatan karena sebuah gerakan ilegal terasa sangat berbeda, dan dampak emosional itu terus menghantuinya selama masa pemulihan.
Setelah keputusan no-contest itu, Tom Aspinall berbicara kepada Adam Catterall dan tidak menyembunyikan perasaannya. Ia menjelaskan bahwa dirinya sangat kesal dengan apa yang terjadi. Frustrasinya terutama ditujukan kepada Ciryl Gane. Aspinall mengaku kesulitan memahami bagaimana tindakan seperti itu bisa disebut tidak disengaja. Menurut pandangannya, ia sendiri tidak pernah menyebabkan kerugian melalui gerakan ilegal dalam pertarungan. Oleh karena itu, ia memilih untuk mengakhiri komentarnya di sana, namun tetap menegaskan pendiriannya.
Pandangan Aspinall tentang Pelanggaran dalam MMA
Aspinall juga membagikan pandangan pribadinya tentang pelanggaran dalam MMA. Ia menjelaskan bahwa satu pelanggaran bisa saja diperlakukan sebagai kecelakaan. Namun, jika terjadi lagi, pertarungan harus dihentikan. Ia bahkan menyarankan agar pelanggaran berulang harus mendapatkan konsekuensi yang lebih berat. Menggunakan contoh seperti tendangan ke selangkangan, ia menjelaskan bahwa tindakan ilegal yang berulang tidak boleh diabaikan. Baginya, keadilan dan keselamatan petarung harus diutamakan di dalam oktagon.
Dampak Cedera dan Proses Pemulihan Aspinall
Cedera akibat UFC 321 ini membawa konsekuensi serius bagi Aspinall. Ia belum bertarung sejak Oktober lalu. Ia telah menemui beberapa spesialis dan telah menjalani operasi pada salah satu matanya. Prosedur lain direncanakan pada pertengahan Januari. Dokter mendiagnosisnya dengan sindrom Brown traumatik bilateral, kondisi langka yang memperlambat pemulihannya dan menghalangi dirinya untuk kembali berlatih penuh.
Dalam pembaruan video terbarunya, Aspinall menjelaskan bahwa ia fokus pada penyembuhan yang benar. Ia mengatakan tujuannya adalah kembali hanya ketika matanya benar-benar pulih. Ia sangat yakin bahwa lawannya berusaha mendapatkan keuntungan melalui tindakan ilegal. Meskipun ia sangat ingin bertarung lagi dan membuktikan dirinya, ia tahu kesehatannya harus menjadi prioritas utama.
(OL/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment