Bournemouth Menahan Imbang Chelsea di Stamford Bridge
Pep Guardiola tampaknya telah menyiapkan strategi khusus untuk Antoine Semenyo, bukan hanya dari lemparan jauh yang mengesankan. Sayap Bournemouth ini menjadi senjata mematikan bagi pertahanan Chelsea yang tampak lemah. Lemparan-lemparan panjangnya menyebabkan gol-gol mudah bagi David Brooks dan Justin Kluivert pada babak pertama yang sangat mendebarkan. Hasil ini memperburuk situasi Enzo Maresca setelah timnya lagi-lagi mengalami kekalahan.
Jalannya Pertandingan
Terdapat sorakan dari pendukung Chelsea saat Maresca menarik Cole Palmer keluar ketika Chelsea tengah mengejar gol kemenangan di babak kedua yang didominasi oleh Bournemouth. Banyak dari pendukung yang tidak mempertimbangkan bahwa Palmer masih dalam proses pemulihan dari cedera. “Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan,” teriak penonton, dan meski Chelsea menguasai permainan di penghujung laga, mereka tetap disambut dengan sorakan saat pertandingan berakhir.
Positifnya, Bournemouth mampu mengambil keuntungan dari kesalahan Chelsea. Tim tamu yang sudah tanpa kemenangan dalam 10 pertandingan ini berhasil memanfaatkan situasi setelah Chelsea unggul 2-1 melalui gol Enzo Fernández pada menit ke-23. Hanya empat menit kemudian, Kluivert menyamakan kedudukan setelah menerima umpan dari Semenyo yang kembali mengacaukan pertahanan lawan.
Bournemouth, yang kini terpisah sembilan poin dari zona degradasi, tampil dengan semangat yang tinggi. Semenyo, yang juga dilaporkan akan pindah ke Manchester City seharga £65 juta, menjadi pemain kunci dalam pertandingan ini dan membantu Andoni Iraola mengklaim keberhasilan timnya dalam tampil defensif.
Statistik Pertandingan
Kedua tim menunjukkan pertahanan yang buruk. Chelsea kebobolan enam peluang bersih dan tercatat telah kemasukan empat gol dari lemparan, menjadi catatan terburuk di liga. Mereka juga telah kehilangan 15 poin dari posisi terdepan. Disisi lain, Bournemouth menunjukkan determinasi, meski mereka tidak mencetak kemenangan dalam satu bulan lebih.
Reaksi Pemain
“Saya sangat bangga,” ungkap pelatih Bournemouth. “Satu poin memang baik, tapi dengan melihat bagaimana jalannya pertandingan, saya merasa kurang puas.” Di sisi Chelsea, Maresca tidak hadir di sesi konferensi pers purnajual akibat kondisi kesehatan yang kurang baik.
Selanjutnya, Chelsea akan menghadapi Manchester City tanpa Moisés Caicedo, yang akan absen akibat akumulasi kartu kuning. Bulan Desember menjadi bulan yang sulit bagi Chelsea, dan kehilangan Caicedo di lini tengah menambah beban tekanan tim.
Konteks Pertandingan
Penyerangan Bournemouth yang tajam membuat Chelsea kerap kesulitan. Semenyo kembali beraksi di menit ke-27, memberikan umpan yang ideal bagi Brooks untuk menjebol gawang Chelsea dan memaksa mereka kembali tertinggal. Chelsea, yang diperkuat oleh Malo Gusto di posisi bek kiri, tampak tidak terorganisir dan kesulitan menghadapi serangan lawan.
Defensif yang kacau pada kedua sisi lapangan menjadi pemandangan yang sering terjadi. Chelsea berhasil unggul setelah Palmer mencetak penalti, tetapi Bournemouth tidak menyerah dan terus menyerang. Pertandingan yang aneh ini berakhir dengan angka 2-2, dan Chelsea dipaksa untuk berpikir ulang tentang strategi mereka ke depannya.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment