Ketekunan Yod-IQ Pimolsri Berbuah Kontrak US$100.000 di ONE Championship
Selama hampir tiga tahun, Yod-IQ Pimolsri terus berjuang di seri ONE Friday Fights, membangun momentum dari satu pertarungan ke pertarungan lain, menanti terobosan yang tak pernah terasa pasti. Namun, di ONE Friday Fights 137, petarung Muay Thai berusia 23 tahun asal Thailand itu akhirnya memaksa keadaan.
Sebuah knockout (KO) telak pada ronde pertama atas Alexey Balyko dalam pertarungan Muay Thai divisi featherweight, mengamankan kontrak senilai US$100.000 dan tempat permanen di daftar utama ONE Championship.
Kemenangan Balas Dendam yang Penting
Kemenangan ini memiliki makna yang lebih dalam. Balyko adalah satu-satunya lawan yang memberikan kekalahan kepada Yod-IQ di bawah bendera ONE dalam pertemuan pertama mereka. Hal ini menjadikan pertandingan ulang tersebut sebagai ujian pribadi sekaligus kesempatan untuk mengamankan kontrak impian.
“Saya hanya fokus untuk memenangkan pertarungan ini,” kata Yod-IQ. “Saya ingin meraih kemenangan dan menjaga rekor kemenangan saya. Saya sama sekali tidak memikirkan kontrak atau bonus.”
Pendekatan yang sangat terfokus tersebut membuahkan hasil. KO yang diciptakannya sangat cepat dan menentukan, tidak meninggalkan keraguan sedikit pun tentang kesiapannya untuk melangkah ke level berikutnya.
Rivalitas Memanas
Kemenangan ini juga mempertajam fokus pada rivalitas yang telah memanas selama berbulan-bulan. Abdulla Dayakaev, petarung yang sedang naik daun di divisi bantamweight, berulang kali menyerukan pertandingan ulang setelah kekalahannya dari Yod-IQ di ONE Friday Fights 82.
Dengan kontrak baru dan posisinya di daftar utama, Yod-IQ Pimolsri kini memiliki panggung yang lebih besar untuk menunjukkan kemampuannya dan menyelesaikan rivalitas yang tertunda, menjadikannya salah satu nama yang patut diperhitungkan di ONE Championship.
(OL/GN)
sumber : www.scmp.com
Leave a comment