Fawaaz Basadien: Etos Kerja Ronaldo Jadi Motivasi Rebut Tempat di Mamelodi Sundowns
Bek Mamelodi Sundowns, Fawaaz Basadien, membuka diri tentang perjalanan menantangnya untuk menembus starting XI Masandawana dan merebut kembali posisinya di skuad Bafana Bafana. Ia menjadikan etos kerja tak kenal lelah Cristiano Ronaldo sebagai inspirasi utamanya.
Pemain berusia 29 tahun itu, yang beralih dari klub ternama Stellenbosch FC, merasa sulit mendapatkan menit bermain reguler di bawah arahan pelatih kepala Miguel Cardoso. Dengan Aubrey Modiba yang saat ini menjadi pilihan utama di bek kiri, kurangnya waktu bermain Basadien berujung pada konsekuensi signifikan. Ia harus kehilangan tempat di skuad Bafana Bafana asuhan Hugo Broos dan absen di Piala Afrika (AFCON) 2025 di Maroko.
Perjuangan Basadien: Belajar dari Profesionalisme Ronaldo
Meskipun menghadapi kemunduran, Basadien kepada Majalah Digital klub mengungkapkan bahwa ia menggunakan disiplin legendaris Ronaldo sebagai cetak biru untuk kebangkitan profesionalnya.
“Mengawasinya [Ronaldo] mengajari saya pentingnya profesionalisme, disiplin, dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik; pelajaran yang saya bawa ke dalam permainan saya setiap hari,” ungkap Basadien. “Beradaptasi dengan pengaturan baru dan mendapatkan tempat Anda di tim dengan kualitas seperti itu membutuhkan waktu. Namun, saya memahami dan menghormati bahwa saya harus berjuang untuk tempat saya.”
Cardoso sebelumnya mencatat bahwa peran Basadien yang sering berada di bangku cadangan terutama disebabkan oleh “bentuk mengesankan” Modiba, bukan karena kurangnya kualitas dari pemain baru tersebut. Bagi Basadien, persaingan di Tshwane justru berfungsi sebagai bahan bakar motivasi, bukan sebagai penghalang.
“Saya juga sangat menyadari tanggung jawab besar yang diemban bersama lambang klub,” tambahnya. “Saya merasa yakin bahwa keterampilan dan pengalaman saya dapat menambah nilai pada apa yang ingin dicapai Sundowns… Saya beruntung bisa berlatih bersama rekan satu tim kelas dunia yang dedikasinya mendorong saya untuk meningkatkan standar saya baik di dalam maupun di luar lapangan.”
Dedikasi Basadien mencerminkan tekadnya untuk tidak menyerah dalam persaingan ketat di Mamelodi Sundowns. Dengan inspirasi dari salah satu atlet paling berdisiplin di dunia, ia berharap dapat segera kembali menjadi pilihan utama dan membawa kontribusi signifikan bagi timnya, sekaligus mengembalikan posisinya di tim nasional.
(SA/GN)
sumber : www.panafricafootball.com
Leave a comment