Leon Goretzka Akan Tinggalkan Bayern Munich Akhir Musim Ini
Bayern Munich telah mengonfirmasi bahwa gelandang andalan mereka, Leon Goretzka, akan meninggalkan klub pada musim panas ini. Keputusan ini mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya, meskipun ia sempat dikaitkan dengan kepindahan pada bursa transfer Januari lalu.
Goretzka memilih untuk menghabiskan sisa kontraknya yang akan berakhir pada bulan Juni 2026. Pengumuman ini menandai akhir dari perjalanan panjang dan sukses Goretzka bersama raksasa Bavaria.
Jejak Karir Gemilang di Allianz Arena
Pemain berusia 30 tahun itu bergabung dengan Bayern dari Schalke pada tahun 2018. Sejak saat itu, ia telah meraih kesuksesan luar biasa selama tujuh tahun pengabdiannya di klub. Goretzka tercatat memenangkan enam gelar Bundesliga, dan kemungkinan besar akan menambah koleksi menjadi tujuh musim ini, mengingat Bayern unggul delapan poin di puncak klasemen.
Salah satu momen puncaknya adalah menjadi bagian dari tim yang memenangkan Liga Champions pada tahun 2020 di bawah asuhan Hansi Flick. Dengan 67 caps untuk tim nasional Jerman, Goretzka juga diperkirakan akan menjadi bagian dari skuad Julian Nagelsmann untuk Piala Dunia yang akan datang.
Kutipan Resmi dari Klub dan Pemain
Dalam sebuah pernyataan, Goretzka mengungkapkan perasaannya mengenai keputusan ini.
“Meskipun saya tersanjung dengan ketertarikan dari klub-klub top internasional, saya telah membuat keputusan yang jelas untuk tetap di FC Bayern hingga akhir musim ini,” kata Goretzka.
“Pada saat yang sama, klub dan saya telah memutuskan melalui pembicaraan yang baik dan konstruktif bahwa masa sukses kami bersama akan berakhir pada musim panas. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, ini juga merupakan momen yang tepat bagi saya untuk membuka babak baru sekali lagi, baik sebagai pesepakbola maupun sebagai pribadi.”
Direktur Olahraga Bayern, Christoph Freund, menambahkan perspektif klub.
“Dalam beberapa minggu terakhir, kami telah mengintensifkan pembicaraan dan berbicara secara terbuka tentang masa depannya di musim panas. Pada saat itu, ia akan genap delapan tahun membela FC Bayern,” ujar Freund.
“Sebuah periode yang sangat sukses, sangat kuat dalam cara dia berperilaku sebagai pribadi dan sebagai pemain. Namun sebelum itu, ia akan bertarung bersama kami agar kami masih memiliki beberapa minggu yang baik di depan.”
Peran Musim Ini dan Konteks Kepindahan
Musim ini, Goretzka masih menunjukkan kontribusinya. Ia hanya absen dalam satu pertandingan Bundesliga, memulai 15 laga sebagai starter di bawah pelatih kepala Vincent Kompany. Ia juga menjadi pemain reguler di Liga Champions, meskipun sebagian besar sebagai pemain pengganti.
Keluarnya Goretzka bukanlah sebuah kejutan besar. Meskipun ia merupakan pemain yang sangat berharga bagi Bayern selama hampir satu dekade, gaya permainannya sebagai gelandang box-to-box yang pekerja keras tampaknya tidak lagi sepenuhnya cocok dengan skema tim saat ini.
Joshua Kimmich kini menjadi motor permainan Kompany, sementara Aleksandar Pavlovic dilihat sebagai mitra jangka panjangnya di lini tengah. Bayern juga memiliki banyak pilihan di posisi gelandang serang dengan kehadiran Jamal Musiala, Lennart Karl, dan Tom Bischof yang semuanya mampu bermain di lebih dari satu posisi.
Keputusan Goretzka menolak kesempatan pindah pada Januari dan memilih bertahan hingga kontraknya berakhir juga bisa dimengerti. Ia memang bukan lagi starter otomatis seperti dulu, namun ia tetap memiliki peran penting. Dengan lebih dari 1.000 menit bermain di Bundesliga musim ini dan Bayern yang bersaing di tiga kompetisi untuk meraih treble, kontribusinya masih sangat dibutuhkan.
Kepergian Goretzka menandai akhir era yang luar biasa. Ia adalah pemain fantastis yang kemungkinan besar akan meninggalkan Bayern dengan gelar Bundesliga terakhirnya. Sebuah double atau bahkan treble akan menjadi hadiah perpisahan yang manis bagi karir Goretzka yang gemilang di Bayern.
(SA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment