Home Sepakbola Spanyol LaLiga Joan García Barca: Pulang Kampung Penuh Teror, Mainnya Gila!
LaLiga

Joan García Barca: Pulang Kampung Penuh Teror, Mainnya Gila!

Share
Joan García Barca: Pulang Kampung Penuh Teror, Mainnya Gila!
Share

Magis Joan García Antar Barcelona Curi Poin Penuh di Kandang Espanyol

BARCELONA – Barcelona berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menumbangkan rival sekota, Espanyol, dengan skor 2-0 dalam laga derby LaLiga di RCDE Stadium, Sabtu malam. Kemenangan ini tidak lepas dari penampilan gemilang sang penjaga gawang, Joan García, yang menunjukkan ketenangan luar biasa meski menghadapi sambutan yang sangat hostile dari mantan suporternya.

Sambutan Penuh Dendam untuk Sang Mantan

Laga ini menjadi momen emosional bagi Joan García (24 tahun), yang pertama kali kembali ke markas Espanyol sebagai lawan setelah kepindahannya ke Barcelona musim panas lalu. García menjadi pemain pertama yang menyeberang dari Espanyol ke tim rival sekota Barça dalam lebih dari 30 tahun, dalam kesepakatan senilai €25 juta.

Sepanjang pertandingan, García disoraki dan dicemooh oleh para penggemar tuan rumah. Teriakan “tikus” menggema di stadion, dan bahkan sejumlah uang kertas dengan wajahnya dilemparkan ke lapangan. Namun, tekanan tersebut justru memicu penampilan terbaiknya.

Penjaga gawang muda ini mencatatkan enam penyelamatan krusial, jumlah terbanyak yang ia lakukan musim ini, termasuk satu penyelamatan luar biasa dari sundulan Pere Milla yang hampir menembus gawang. Kegemilangan García menjaga skor tetap 0-0 hingga menit-menit akhir sebelum gol-gol telat dari Dani Olmo dan Robert Lewandowski memastikan kemenangan tak terduga bagi Blaugrana.

Pujian Hansi Flick untuk Pahlawan Tak Terduga

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak ragu untuk melontarkan pujian setinggi langit kepada anak asuhnya dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

“Saya harus mengucapkan terima kasih kepada Joan García karena dia bermain luar biasa,” kata Flick. “Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia.”

García, yang telah membuat 68 penampilan untuk Espanyol sebelum bergabung dengan Barça, mengawali kariernya di klub tersebut sejak usia 15 tahun pada 2016. Flick meyakini bahwa perlakuan hostile yang diterima García tidak akan menodai kenangannya bersama klub yang membesarkannya.

“Dia fantastis [di tengah cemoohan],” tambah Flick. “Saya tahu dia sangat menghargai dan tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi di sini, [pelatih Espanyol] Manolo [González] memberinya kepercayaan untuk bermain.”

“Dia tidak akan pernah melupakan ini, tapi inilah sepak bola dan dia sekarang bermain untuk kami. Penampilannya luar biasa sepanjang musim. Dia bermain fantastis, dengan clean sheet hari ini dan dia bertanggung jawab untuk itu.”

“Sangat penting selalu [memiliki kiper top]. Anda bisa lihat pertandingan hari ini, jadi Anda tahu mengapa itu penting. Ketika Anda melihat Real Madrid, mereka juga punya kiper fantastis. Banyak tim besar punya ini. Saya senang dia ada di sini dan senang kami membuat keputusan untuk mengontraknya di musim panas.”

Pergantian Pemain Jadi Kunci Penentu

Penampilan heroik García membuka jalan bagi Barcelona untuk mencuri poin di menit-menit akhir melalui dua gol yang dicetak oleh pemain pengganti. Fermín López menjadi kreator kedua gol tersebut.

Baca juga:  Pisa vs Inter: Bongkar Tuntas Semua yang Perlu Kamu Tahu!

Dani Olmo membuka keunggulan di menit ke-86 dengan gol yang brilian, diikuti oleh gol penentu dari Robert Lewandowski di menit ke-90 yang mengunci kemenangan Barcelona.

Meski puas dengan tiga poin, Flick mengakui bahwa performa tim secara keseluruhan di 80 menit pertama masih jauh dari harapan.

“Saya senang dan puas dengan tiga poin,” ujar pelatih asal Jerman itu. “Hal-hal lain, kami harus ubah, tapi pada akhirnya saya sangat senang tentang itu.”

“Kami harus akui bahwa Espanyol memainkan pertandingan yang fantastis. Atmosfer di stadion ini luar biasa, sebuah derby, saya sangat menikmatinya. Kami tidak pantas mendapatkannya, saya jujur saja.”

“Tapi pada akhirnya, kualitas yang kami bawa setelah pergantian pemain memutuskan pertandingan. Ini menunjukkan kualitas yang kami miliki, tapi saya tidak merayakan 80 menit pertama dan bagaimana kami bermain.”

“Espanyol punya intensitas, dinamika yang bagus, bagus di udara. Kami banyak menderita. Tapi kami mendapatkan dua gol, tiga poin, dan mungkin ini mengirimkan pesan ke LaLiga dan bagi kami ini sangat penting.”

Implikasi Kemenangan

Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan Barcelona di LaLiga menjadi sembilan pertandingan berturut-turut, membuat mereka unggul tujuh poin dari Real Madrid yang baru akan bermain melawan Real Betis pada Minggu malam WIB. Sementara itu, Espanyol harus mengakhiri lima kemenangan beruntun mereka, namun tetap berada di posisi kelima klasemen dan masih berjuang untuk mendapatkan tempat di kompetisi Eropa musim depan.

(SA/GN)
sumber : www.espn.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Tekanan meningkat pada Arbeloa saat Madrid kejar kebangkitan di CL!

Tekanan semakin meningkat bagi Arbeloa saat Real Madrid berusaha keras untuk bangkit...

Kylian Mbappé: “Bermain untuk Real Madrid, Hidupku Seperti Hadiah dari Tuhan.”

Kylian Mbappé mengungkapkan rasa syukurnya bermain untuk Real Madrid, merasakan hidupnya sebagai...

Flick fokus penuh ke LaLiga setelah Barcelona terhempas dari Liga Champions.

Setelah Barcelona tersingkir dari Liga Champions, pelatih Flick kini mengalihkan fokus penuh...

Nama familiar La Liga kini resmi tersedia untuk Real Madrid!

La Liga kini resmi menjadi nama familiar untuk Real Madrid, menandai kolaborasi...