Manchester United Pecat Ruben Amorim
Manchester United telah resmi memecat Ruben Amorim, di mana klub kini berada di peringkat keenam Premier League, setelah hanya meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir mereka.
Kesesuaian dengan Klub
Sejak awal, kehadiran pelatih asal Portugal ini di Old Trafford tidak menunjukkan kecocokan, dan hal itu tercermin dari hasil pertandingan yang kurang memuaskan.
Pernyataan Resmi Klub
Dalam pernyataan resmi, Manchester United menyatakan: “Ruben Amorim telah meninggalkan perannya sebagai Kepala Pelatih Manchester United. Dengan posisi klub yang berada di enam besar Premier League, manajemen klub dengan berat hati memutuskan bahwa saatnya untuk melakukan perubahan. Ini akan memberikan tim kesempatan terbaik untuk meraih posisi tertinggi di Premier League.”
“Klub mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”
Manajer Sementara
Sementara klub mencari pengganti Amorim, Darren Fletcher akan mengambil alih tim utama untuk sementara waktu.
Statistik Buruk di Bawah Arahan Amorim
Kinerja Amorim di United dapat dilihat dari sejumlah statistik yang menunjukkan betapa sulitnya masa kepemimpinannya:
- Rasio kemenangan Amorim sebesar 38% adalah yang terburuk dari semua manajer permanen Manchester United selama era Premier League.
- United mengumpulkan 58 poin dari 47 pertandingan liga di bawah Amorim, dengan rata-rata 1,23 poin per pertandingan, setara dengan 47 poin dalam satu musim penuh.
- Sejak ditunjuk sebagai pelatih United, klub hanya berada di peringkat 14 dalam klasemen keseluruhan Premier League, dengan jumlah poin lebih rendah dibandingkan Nottingham Forest, Fulham, Bournemouth, Everton, Brighton, dan Brentford.
- Di bawah Amorim, United mengalami musim terburuk dalam sejarah Premier League, finis di peringkat 15 dengan 42 poin, jumlah terendah sejak mereka terdegradasi pada musim 1973-74.
- Musim ini, United mencatatkan awal terburuk dalam kampanye sejak 1992-93, hanya mengumpulkan tujuh poin dari enam pertandingan pertama.
- Kekalahan United dari Grimsby di Piala Liga merupakan kekalahan finansial terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris, dengan nilai skuad United 257 kali lipat lebih tinggi daripada Grimsby.
- Dalam sejarah Manchester United, Amorim memiliki rasio clean sheet terburuk (15%).
- Unit juga kebobolan rata-rata 1,53 gol per pertandingan, rekor tertinggi bagi manajer United di Premier League.
- Dalam Premier League, United telah kebobolan lima gol akibat serangan balik, jumlah terbanyak di antara tim lainnya.
- Melihat catatan poin-per-pertandingan, Amorim memiliki rekor yang lebih buruk dibandingkan Alan Pardew, Sam Allardyce, dan Garry Monk.
- Selama masa jabatannya, United hanya mampu meraih kemenangan beruntun di liga sebanyak dua kali, dalam rentang tiga kemenangan berturut-turut pada bulan Oktober.
- Amorim menghabiskan £290 juta untuk mendatangkan pemain baru, setara dengan £5 juta per poin jika mempertimbangkan catatan Premier League-nya.
Dampak Pemecatan
Keputusan pemecatan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi Manchester United untuk melakukan perubahan yang diperlukan dan kembali bersaing di papan atas Premier League. Tim kini menghadapi tantangan baru dalam menemukan pelatih yang tepat untuk membawa United ke arah yang lebih baik.
(PL/GN)
sumber : www.planetfootball.com
Leave a comment