Drama Sebelum Perpisahan Chris Paul dengan Clippers
Pada beberapa hari sebelum perpisahan yang mengejutkan antara Chris Paul dan Los Angeles Clippers, terjadi insiden di pesawat yang melibatkan asisten pelatih Jeff Van Gundy. Menurut NBA insider Chris Haynes, Van Gundy menghadapi Paul karena merasa sang point guard mengambil terlalu banyak “wewenang” dalam keputusan permainan.
Ketegangan di Pesawat
Van Gundy memiliki pandangan bahwa Paul telah mengubah penugasan defensif di akhir pertandingan saat Clippers kalah dari Dallas pada 29 November. Dalam penampilan di acara NBA Prime, Haynes menjelaskan, “Jeff Van Gundy mengatakan kepada Chris Paul, ‘Dengarkan, kamu mungkin memiliki kebebasan di tempat lain untuk mengubah strategi defensif, tapi di sini, itu tidak berlaku’.”
Insiden itu merupakan salah satu dari beberapa ketegangan verbal antara Paul dan Van Gundy selama periode singkat mereka bersama Clippers.
Pengumuman Mengejutkan
Pelepasan Paul dari tim membuat banyak pihak terkejut, terjadi pada pukul 3 pagi ET pada hari Rabu ketika Paul mengumumkan melalui Instagram bahwa ia kembali ke Los Angeles dari Atlanta. Meskipun ia mengalami masa-masa terbaik bersama Clippers, ESPN melaporkan bahwa tim merasa Paul mulai menjadi “disruptif” dan pelatih kepala Tyronn Lue tidak lagi berkomunikasi dengannya.
Permintaan Pertemuan yang Tak Terwujud
Sebelumnya, Paul berusaha mengadakan pertemuan dengan Lue untuk membahas kehadirannya yang dianggap “negatif,” namun pertemuan tersebut tidak pernah terlaksana. Menurut Shams Charania dari ESPN, Paul diketahui vokal dalam meminta pertanggungjawaban manajemen, pelatih, dan rekan satu tim, yang dinilai telah mengganggu keharmonisan tim.
Keterlibatan Paul dalam permainan juga terungkap saat ia memposting definisi “leeway” di akun Instagram-nya, yang berhubungan dengan pertandingan Clippers melawan Mavericks. Dalam pertandingan tersebut, dengan Kawhi Leonard dalam pembatasan menit, Paul mencoba memastikan Leonard cukup fit untuk menjaga Klay Thompson, yang sukses mencetak 23 poin pada membela Clippers.
Pertemuan di Pesawat yang Menegangkan
Setelah pertandingan, Van Gundy disebut-sebut mengadakan pertemuan dengan Paul di pesawat menuju Miami dan bertanya tentang perubahan penugasan defensif tersebut. Paul menjawab bahwa ia hanya mengusulkan agar pemain lain yang menjaga Thompson mengingat keadaan Leonard yang belum sepenuhnya siap. Meskipun demikian, tim tidak dapat mengubah hasil akhir pertandingan dan kalah.
Pelatih Lue tidak menyebut adanya ketidakharmonisan antara Paul dan staf pelatih saat menjelaskan keputusan tim untuk melepas Chris Paul. Ia menyatakan, “Ini tidak berjalan seperti yang kami harapkan. Ini lebih kepada bahwa mungkin bukan kombinasi yang baik untuk apa yang dia cari.”
Kondisi Chris Paul dan Masa Depannya
Selama berada di Clippers, Paul bermain dalam 16 pertandingan dan mencatat rata-rata hanya 2.9 poin. Kini muncul pertanyaan mengenai tim mana yang akan merekrutnya selanjutnya. Di usianya yang ke-40, Paul masih berpotensi mencari kesempatan untuk meraih juara, dan Knicks bisa menjadi salah satu opsi menarik.
Kepergian Paul membawa dampak signifikan bagi kedua belah pihak, baik bagi sang pemain maupun tim. Meskipun Paul telah meninggalkan tanda yang jelas di tim, keputusan ini menegaskan tantangan yang dihadapi oleh Clippers dalam menyusun strategi untuk masa depan mereka.
(BA/GN)
sumber : www.foxsports.com.au
- America
- Atlanta
- basketball
- basketball game
- bola basket
- california
- Charlotte
- Charlotte Hornets
- Chris Haynes
- chris-paul
- Clippers
- coaching assignment
- Dallas
- defensive assignments
- ESPN Inc.
- Florida
- home loss
- HORNETS
- Jeff Van Gundy
- kawhi-leonard
- Klay Thompson
- knicks
- LeBron James
- Los Angeles
- Los Angeles Clippers
- Los Angeles Lakers
- Matt Ehalt
- Mavericks
- Miami
- mile-high drama
- minor verbal incidents
- minutes restriction
- NBA
- NBA Hari ini
- nba today
- New York Post Company
- North America
- North Carolina
- Northern America
- point guard
- ring chasing
- State of Georgia
- Texas
- Toronto Raptors
- Tyronn Lue
- United States of America
Leave a comment