Warriors Dipaksa Kembali ke .500 setelah Kekalahan dari Timberwolves
Jalannya Pertandingan
Golden State Warriors memiliki waktu istirahat selama empat hari setelah kemenangan telak atas Chicago Bulls. Pertandingan melawan Minnesota Timberwolves menjadi kesempatan bagi Warriors untuk kembali dimotivasi dengan kembalinya Steph Curry. Namun, Timberwolves datang tanpa bintang mereka, Anthony Edwards.
Meskipun Warriors bermain cukup baik, mereka kehilangan banyak peluang terbuka dan akhirnya harus mengakui keunggulan Timberwolves dengan skor 127-120. Warriors hanya mampu menembak 15 dari 46 tembakan tiga poin (32,6%), dengan pemain selain Curry hanya berhasil 9 dari 31 (29,0%). Tim ini, yang belakangan menjadi salah satu tim defensif terbaik di NBA, tidak bisa menunjukkan kualitas pertahanan yang dibutuhkan untuk meraih kemenangan.
Curry tampil baik di pertandingan ini, mencetak delapan dari 12 poin pertama untuk Warriors. Namun, Wolves berhasil memimpin 18-12. Warriors kemudian bangkit dengan tujuh poin berturut-turut, tetapi tetap tertinggal 28-27 di akhir kuarter pertama.
Kuarter Kedua yang Seru
Kuarter kedua berlangsung seru, dengan kedua tim mulai menemukan ritme permainan. Timberwolves menunjukkan atletisitas yang mengesankan, sementara Warriors menonjolkan eksekusi yang kuat. Lead terus berganti, dan meskipun Warriors terlihat sedikit kekacauan di akhir kuarter, mereka menutup kuarter dengan keunggulan 63-61.
Kedua tim bertukar posisi lebih jauh di kuarter ketiga. Timberwolves membuka kuarter dengan enam poin beruntun yang membuat pelatih Steve Kerr mengeluarkan timeout setelah 71 detik. Warriors terlihat kelelahan, sementara Timberwolves tetap penuh energi. Namun, dengan masuknya Moses Moody, permainan Warriors kembali hidup. Tim meraih 10 poin berturut-turut dan menutup kuarter dengan keunggulan 91-88 menuju kuarter terakhir.
Drama di Kuarter Terakhir
Sayangnya, Warriors kembali mengalami kesulitan saat permainan memasuki kuarter terakhir. Mereka tidak mampu mencetak poin meski mendapatkan peluang baik, sementara Timberwolves mulai panas dan mencetak 17 poin berturut-turut untuk memimpin dengan 12 poin. Salah satu momentum penting terjadi setelah timeout yang diambil Kerr, di mana Curry mulai mencetak poin dengan cepat dan membangkitkan semangat tim.
Di akhir laga, Curry menunjukkan kelasnya dengan tiga poin krusial, memberi Warriors keunggulan 21-6 untuk memimpin 3 poin. Namun, Timberwolves tidak tinggal diam. DiVincenzo menyamakan kedudukan dengan tiga poin dari luar. Situasi semakin menegangkan dengan tiap kesalahan yang dibuat kedua tim.
Warriors berusaha tetap berkompetisi tapi akhirnya gagal mendapatkan peluang baik dalam serangan terakhir. DiVincenzo mencetak tiga poin yang kritis, membawa Timberwolves unggul lima poin dengan waktu tersisa 27,4 detik.
Statistik Pemain
Curry menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan 39 poin dari 28 tembakan, disertai lima rebound dan lima assist. Empat pemain lain dari Warriors mencetak dua digit, namun tidak ada yang benar-benar menjadi rekan pendukung yang konsisten. Quinten Post, Jimmy Butler III, Pat Spencer, dan Moses Moody masing-masing mencetak 16, 15, 12, dan 11 poin, namun membutuhkan banyak usaha dan tembakan untuk mencapai total tersebut.
Sementara itu, Timberwolves memiliki penampilan lebih seimbang dengan tiga pemain mencetak lebih dari 20 poin: Julius Randle (27 poin, 9 rebound, 6 assist), Rudy Gobert (24 poin, 14 rebound, 11-13 dari lapangan), dan DiVincenzo (21 poin krusial).
Kondisi Tim dan Dampak Kekalahan
Kekalahan ini membuat Warriors kembali ke rekor 13-13. Dengan kembalinya Curry, Will Richard tidak lagi masuk dalam rotasi, sedangkan Jonathan Kuminga tetap dikeluarkan dari daftar pemain sebagai bagian dari kebijakan tim.
Warriors selanjutnya akan menghadapi Portland Trail Blazers pada hari Minggu. Ada harapan Draymond Green bisa kembali tampil di laga tersebut, yang diharapkan dapat membantu memperkuat pertahanan Warriors.
(BA/GN)
sumber : www.goldenstateofmind.com
Leave a comment