Perombakan Manajemen Lakers: Joey dan Jesse Buss Diberhentikan
LOS ANGELES – Perombakan manajemen Los Angeles Lakers mengakibatkan pemecatan dua eksekutif, Joey dan Jesse Buss, yang merupakan adik dari pemilik tim Jeanie Buss serta anak dari pemilik sebelumnya, almarhum Jerry Buss. Beberapa anggota departemen scouting juga turut dipecat dalam langkah ini.
Kontrol Keluarga Buss Selama 46 Tahun
Keluarga Buss telah mengendalikan franchise Lakers selama 46 tahun hingga penjualan kepada pemilik mayoritas baru, Mark Walter, dengan valuasi mencapai US$10 miliar yang disetujui oleh Dewan Gubernur NBA pada bulan Oktober.
Jeanie Buss, 64 tahun, masih menjabat sebagai pengelola tim Lakers setidaknya selama lima tahun ke depan sesuai kesepakatan yang ada.
Posisi Joey dan Jesse Buss
Joey Buss, 41 tahun, dulunya menjabat sebagai wakil gubernur dan vice president penelitian serta pengembangan, sedangkan Jesse Buss, 37 tahun, adalah asisten general manager dan direktur scouting yang berpengaruh dalam strategi draft. Meskipun dipecat, keduanya akan tetap menjadi pemilik minoritas.
Lakers telah mengonfirmasi bahwa Joey dan Jesse Buss tidak lagi bekerja di kantor manajemen tanpa memberikan komentar lebih lanjut kepada ESPN.
Pernyataan dari Joey dan Jesse Buss
“Kami sangat terhormat telah menjadi bagian dari organisasi ini selama 20 musim terakhir. Terima kasih kepada Laker Nation yang telah menerima keluarga kami di setiap langkah. Kami berharap bisa berbeda mengenai cara berakhirnya waktu kami di tim ini. Di saat-saat seperti ini, kami ingin bertanya kepada Ayah kami apa pendapatnya tentang semua ini,” kata Joey dan Jesse Buss dalam sebuah pernyataan.
Komentar Jesse Buss
Dalam wawancara telepon dengan The Athletic, Jesse Buss mengatakan bahwa dia tidak terkejut kehilangan posisinya dan sudah lama merasa terputus dari komunikasi dengan saudarinya dan presiden operasi basket Rob Pelinka.
“Dia telah memecat semua orang,” ungkap Jesse Buss merujuk pada langkah Jeanie Buss terhadap anggota keluarga lainnya yang bekerja di organisasi ini.
Jesse juga mengungkapkan bahwa dia mengalami masalah kesehatan, meskipun tidak merinci jenis penyakitnya, dan menjalani perawatan imunoterapi.
“Saya merasa terasing cukup lama, terutama sebelum draft 2023. Seiring berjalannya waktu, kurangnya komunikasi antara saya dan saudari saya serta organisasi secara keseluruhan semakin terasa,” jelasnya.
Langkah Selanjutnya untuk Buss Bersaudara
Di bulan September, Joey dan Jesse Buss mengumumkan peluncuran perusahaan investasi olahraga dan kemitraan strategis. Jesse mengatakan bahwa penjualan tim memperkuat keyakinannya bahwa hal ini akan terjadi. “Tentunya, ini adalah pekerjaan yang saya cintai selama ini. Saya mencintai organisasi ini, penggemar, dan kota Los Angeles. Ini adalah bagian besar dari hidup saya,” tuturnya.
Joey Buss juga menjabat sebagai presiden tim dan CEO dari affiliate G League Lakers, South Bay Lakers.
Bagi Jesse, meskipun tidak lagi menjadi bagian dari organisasi, semangatnya sebagai penggemar Lakers tetap tidak pudar. “Saya akan selalu mendukung tim ini, pertama-tama,” katanya.
Dengan perombakan ini, Lakers diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh untuk bangkit kembali di kompetisi NBA setelah periode yang penuh tantangan.
(BA/GN)
sumber : www.straitstimes.com
Leave a comment