Analisis Pertandingan: Lakers Kalah Telak dari Thunder, Sabonis Jadi Target Trade?

Domantas Sabonis, pusat Sacramento Kings.
Los Angeles Lakers memulai musim ini dengan cukup baik meskipun tanpa LeBron James. Namun, kekalahan mereka dengan skor 121-92 dari Oklahoma City Thunder menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan agar bisa bersaing meraih gelar juara musim ini.
Sulit untuk menilai kemampuan roster Lakers secara menyeluruh sampai James kembali. Di sisi lain, Thunder terbukti menjadi tim yang sulit ditaklukkan. Meskipun begitu, Lakers memiliki pengalaman dalam melakukan trade besar di akhir musim dalam beberapa tahun terakhir.
Potensi Trade untuk Tambah Pemain Besar
General manager Rob Pelinka mungkin berharap bisa melakukan trade lagi, dan penambahan seorang big man bisa menjadi langkah yang sangat baik. Menurut Erik Beatson dari Bleacher Report, Domantas Sabonis dari Sacramento Kings adalah pilihan yang cocok.
“Sabonis adalah pemain yang lebih cerdas dibandingkan Ayton dan bisa mengisi kekurangan yang ada sambil memungkinkan Lakers bermain dengan dua big men ketika situasi mendukung,” ujar Beatson. “Meskipun Sabonis mencetak empat poin lebih sedikit dibanding musim lalu dan memiliki beberapa kelemahan, dia tetap merupakan peningkatan signifikan yang perlu dieksplorasi oleh Los Angeles.”
Pelinka harus memperhatikan masalah gaji yang ada, terutama untuk mengamankan Austin Reaves dengan kontrak jangka panjang sebelum dia memasuki free agency musim depan. Namun, jika tim manajemen bisa berpikir kreatif dan menemukan cara untuk mendatangkan Sabonis, kehadirannya bisa menjadi pembeda antara harus menyaksikan Thunder berlaga untuk meraih gelar atau berjuang merebutnya sendiri.
Apakah Sabonis Benar-benar Peningkatan untuk Lakers?
Sabonis adalah pemain hebat dan merupakan tiga kali All-Star, namun ia saat ini mencetak rata-rata poin lebih sedikit daripada Deandre Ayton di musim ini. Jika keduanya dalam kondisi fit, sulit untuk melihat bagaimana Sabonis bisa dianggap jauh lebih baik dari Ayton.
Sabonis memang lebih baik dalam hal akurasi tembakan 3 poin dan sedikit lebih baik dalam rebound, jadi ia memang tergolong peningkatan, tetapi mungkin tidak sebanding dengan harga yang harus dibayar untuk mendapatkannya. Jika Lakers bisa mendapatkan Sabonis dengan harga yang wajar, itu akan menjadi tambahan yang cerdas, tetapi mereka tidak boleh mengorbankan banyak untuknya.
Minat Tim Lain terhadap Sabonis
Kesulitan dalam merekrut Sabonis juga disebabkan oleh minat beberapa tim lain yang ingin mendapatkannya jika tersedia, seperti yang dikemukakan oleh Sam Amick dari The Athletic.
“Sejauh yang saya ketahui, ada beberapa tim yang menunjukkan ketertarikan untuk berdiskusi mengenai Sabonis,” katanya dalam acara Carmichael Dave Show.
Kings mungkin lebih cenderung untuk menukar Sabonis ke tim yang tidak berada di satu negara bagian dengan mereka, seperti Lakers. Ini tidak sepenuhnya menutup peluang Lakers, tetapi mereka mungkin harus bersaing dengan tawaran yang lebih baik dari tim lain.
Dengan situasi yang ada, keputusan mengenai trade Sabonis akan memiliki dampak besar pada arah tim Lakers ke depan, terutama dalam upaya meraih gelar juara NBA.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment