LeBron James Hampir Akhiri Tren Skor Dua Digit

LeBron James #23 dari Los Angeles Lakers keluar dari lapangan setelah bermain melawan Phoenix Suns pada pertandingan di Crypto.com Arena, 1 Desember 2025 di Los Angeles, California.
Bintang Los Angeles Lakers, LeBron James, hampir mengakhiri tren skor dua digit yang sudah berlangsung selama 18 tahun pada kekalahan 125-108 melawan Phoenix Suns.
Jalannya Pertandingan
Dengan waktu 6:51 tersisa di kuarter keempat, James akhirnya mencetak 10 poin melalui tembakan tiga angka dari jarak 27 kaki, meskipun defisit timnya mencapai 21 poin. Dia kemudian keluar dari permainan kurang dari satu menit setelahnya saat Lakers mengalami kekalahan yang menyakitkan di kandang sendiri.
Para penggemar Lakers di media sosial mengecam James karena dianggap “stat-padding” dan mengambil tembakan yang tidak tepat untuk mempertahankan tren skor dua digitnya. “LeBron James baru saja melakukan stat-padding paling memalukan sepanjang masa untuk mempertahankan streak 10 poinnya,” tulis salah satu penggemar.
Reaksi Pemain dan Fans
James mencoba tiga kali tembakan dalam waktu satu menit — antara menit 7:19 dan 6:20 di kuarter keempat — sebelum pelatih Lakers, JJ Redick, menariknya keluar dari permainan. Ini memberikan bukti bahwa dia berusaha keras untuk menjaga streak-nya.
Redick sendiri tidak memainkan Luka Doncic di seluruh kuarter keempat karena timnya tertinggal 19 poin (96-77) saat memasuki babak terakhir.
“LeBron James kini telah mencetak poin dalam double-digit dalam 1.297 pertandingan berturut-turut.”
Streak Skor Dua Digit LeBron James
James akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan 10 poin (3 dari 10 tembakan), tanpa rebound, tiga assist, dan tiga turnover, dalam salah satu performa terburuk dalam karirnya. Sejak kembali dari cedera sciatica, dia mengalami kesulitan dengan rata-rata 15,2 poin, 4,0 rebound, dan 7,2 assist dengan persentase tembakan 46/31/55. Dia awalnya dicatat tidak akan bermain pada pertandingan melawan Suns, tetapi memutuskan untuk tampil setelah merasa lebih baik pada Senin pagi.
James menyalahkan turnover sebagai penyebab kekalahan memalukan tersebut. “Turnover dan poin dalam transisi,” kata James setelah pertandingan, “Di kandang sendiri dan melawan pertahanan yang mengganggu, kita tidak boleh melakukan begitu banyak turnover. Mereka tidak hanya mencuri bola dari kita, mereka juga bisa mengonversinya menjadi poin.”
James memperpanjang streak double-digit-nya yang sudah berlangsung selama 18 tahun menjadi 1.297 pertandingan pada hari Senin. Streak ini dimulai pada 6 Januari 2007, ketika dia mencetak 19 poin untuk Cleveland Cavaliers, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Michael Jordan.
Dampak Pertandingan
Kekalahan ini menunjukkan tantangan yang dihadapi Lakers di musim ini, di mana performa James yang menurun bisa memengaruhi peluang tim dalam kompetisi. Tim perlu segera menemukan solusi untuk mengatasi masalah keharmonisan dalam permainan mereka, terutama di sektor pertahanan dan penguasaan bola.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment