Home Basket NBA Mantan Pemain NBA Berusia 47 Tahun Umumkan Diagnosa Kanker Otak Stadium 4
NBA

Mantan Pemain NBA Berusia 47 Tahun Umumkan Diagnosa Kanker Otak Stadium 4

Share
Mantan Pemain NBA Berusia 47 Tahun Umumkan Diagnosa Kanker Otak Stadium 4
Share

Jason Collins Menghadapi Perjuangan Melawan Kanker Otak Stadium 4

Jason Collins, mantan pemain NBA, baru saja mengungkapkan berita mengejutkan mengenai kondisi kesehatannya. Ia didiagnosis dengan kanker otak stadium 4 yang agresif, glioblastoma.

Pernyataan Mengenai Kondisi Kesehatan

Setelah lebih dari sepuluh tahun sejak menjadi pemain NBA aktif pertama yang mengakui dirinya sebagai gay, kini ia berhadapan dengan salah satu bentuk kanker otak yang paling mematikan. Beberapa bulan lalu, Collins telah mengungkapkan bahwa ia mengalami tumor otak, namun informasi mengenai keparahannya belum dipaparkan secara mendetail.

Selama 13 musim berkarier di NBA, Collins pensiun pada tahun 2014. Kini, ia harus berjuang melawan glioblastoma, yang merupakan jenis kanker yang dimulai dari otak atau sumsum tulang belakang. Menurut Mayo Clinic, kanker ini sangat agresif dan belum ada pengobatan yang terbukti efektif untuk mengatasinya.

Prognosis yang Buruk

Jason menyatakan, “Saya didiagnosis dengan glioblastoma stadium 4, yang datang dengan sangat cepat.” Menurut hasil biopsi, kanker tersebut memiliki faktor pertumbuhan 30%, yang menunjukkan bahwa tanpa tindakan apapun, tumor tersebut bisa menyebabkan kematian dalam waktu enam minggu.

Tanda awal masalah muncul ketika Collins merasa kesulitan untuk fokus dan mengalami perilaku yang tidak wajar. Setelah melewatkan penerbangan untuk menyaksikan US Open, ia melakukan CT scan di UCLA dan mendapatkan kabar mengejutkan mengenai diagnosisnya.

Pengobatan yang Dijalani

Jason saat ini mendapatkan pengobatan dengan menggunakan obat Avastin, yang diharapkan dapat memperlambat pertumbuhan tumor. Selain itu, ia juga menjalani sejumlah terapi radiasi untuk mengurangi gejala penyakit.

Collins juga menyinggung bahwa ia menerima perawatan di Singapura, yang menawarkan kemoterapi yang terarah. Kanker yang dideritanya termasuk dalam kategori yang sulit ditangani karena adanya mutasi yang memperburuk pengobatan.

Baca juga:  Analisis NBA Kritik JJ Redick atas Kesalahan Fatal Bronny

Di saat yang penuh tantangan ini, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengakuan atas keberaniannya ketika keluar dari belakang layar, terus mengalir. Jason dan orang-orang terdekatnya kini berfokus pada perawatan dan harapan untuk pemulihan.

Mendorong Penelitian Kanker Otak

Melihat sejarah dan dampak dari penyakit yang dihadapi Collins, penting bagi kita untuk mendorong penelitian yang lebih mendalam dalam mencari pengobatan untuk kanker otak seperti glioblastoma. Bagaimana komunitas dan peneliti bisa berkontribusi lebih dalam masalah serius ini menjadi pertanyaan yang relevan sekarang.

(BA/GN)
sumber : www.yahoo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Kendrick Perkins, Juara NBA, Bergabung dengan Tim ESPN!

Kendrick Perkins, juara NBA, resmi bergabung dengan tim ESPN sebagai analis, siap...

Warriors incari Kawhi Leonard, tapi siap menjajal opsi menarik lainnya.

Warriors berupaya mendatangkan Kawhi Leonard, namun juga terbuka untuk mengeksplorasi opsi menarik...

Sepuluh tahun berlalu, kenangan itu masih kuat di ingatan.

Sepuluh tahun berlalu, namun kenangan indah itu tetap terukir jelas di ingatan,...

Legenda Lakers Prediksi Mengejutkan tentang LeBron James!

Dalam sebuah wawancara terbaru, legenda Lakers memberikan prediksi mengejutkan tentang masa depan...