Kinerja Awal Houston Rockets di Musim Ini
Meskipun awal musim yang dimulai dengan rekor 2-2 terlihat kurang menjanjikan bagi Houston Rockets, ada beberapa hal positif yang bisa diambil dari hasil tersebut. Memulai dengan rekor seimbang mungkin bukan yang diharapkan oleh tim dan para penggemar, namun fakta bahwa kekalahan tersebut terjadi di dua pertandingan pertama memberikan harapan.
Jalannya Pertandingan
Rockets memulai musim dengan menghadapi juara bertahan, Oklahoma City Thunder, dan berhasil membawa pertandingan hingga double overtime. Mereka kemudian mengalami kekalahan tipis melawan Detroit Pistons di pertandingan kedua. Namun, performa mereka mulai membaik dengan mengantongi dua kemenangan beruntun atas Brooklyn Nets dan Toronto Raptors. Meskipun bukan lawan yang terkuat, Rockets berhasil mencetak rata-rata 127,8 poin per pertandingan selama dua laga tersebut.
Perkembangan Tim dalam Power Rankings
Kemenangan terbaru membantu Rockets merangsek ke posisi ketiga dalam power rankings NBA terbaru dari Andy Bailey di Bleacher Report. Sebelum musim dimulai, mereka juga berada di posisi ketiga, di belakang Denver Nuggets yang berada di posisi kedua dan Oklahoma City Thunder di posisi pertama.
Tantangan di Posisi Point Guard
Salah satu masalah yang dihadapi Rockets adalah penampilan point guard, terutama setelah Fred VanVleet mengalami robekan ACL sebelum musim dimulai. Hal ini membuat Rockets berusaha mencari cara untuk berproduksi secara efektif di kedua sisi lapangan. Bailey menyebut bahwa Rockets tampak sedikit lebih stabil sejak awal yang sulit, tetapi ada kekhawatiran yang nyata mengenai penyerangan dari posisi point guard.
“Ketika Fred VanVleet cedera, banyak yang berpikir Rockets bisa menutupi kekurangan playmaking dengan Alperen Şengün, Amen Thompson, Reed Sheppard, dan Kevin Durant,” ungkap Bailey.
“Namun, masih ada sesuatu yang hilang dari kehadiran seorang point guard sejati yang bisa menjaga semua pemain tetap terlibat.”
Statistik Pemain
Sheppard mendapatkan waktu bermain yang lebih banyak menyusul cedera VanVleet, namun statistiknya belum sesuai harapan dengan rata-rata 10 poin, 3,2 rebound, dan 3,5 assist dengan akurasi tembakan 35% dari lapangan dan 36,4% dari jarak tiga poin. Meskipun ada beberapa momen yang mengesankan, awal musimnya belum mencerminkan ekspektasi para penggemar.
Josh Okogie juga diminta untuk mengambil peran lebih besar, dan ia tampil lebih efisien sebagai guard yang fokus pada pertahanan dengan rata-rata 9,5 poin, 1,8 rebound, dan 1,3 assist per pertandingan. Statistik menunjukkan bahwa Rockets bermain lebih baik saat Okogie berada di lapangan.
Data dari databallr menunjukkan bahwa Rockets memiliki rating ofensif 107,9 dan rating defensif 116,5 dengan -8,5 net rating saat Sheppard bermain. Ketika ia tidak berada di lapangan, angka tersebut meningkat menjadi rating ofensif 135,6 dan rating defensif 113,5 dengan net rating 22,1.
Dampak Terhadap Tim
Dengan cedera yang dialami VanVleet dan tantangan yang dihadapi di posisi point guard, Rockets harus segera menemukan solusi untuk meningkatkan performa tim. Keberhasilan mereka dalam meraih dua kemenangan terakhir memberikan angin segar, namun tim perlu menjaga momentum ini sambil terus mencari cara untuk memperbaiki aspek permainan yang kurang. Ini akan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Rockets di sisa musim ini.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment