Kisah Jersey: Saat Para Pemain Merasakan Cinta dari Para Fans

Catatan Editor: Untuk lebih banyak liputan NBA, kunjungi sini. Pendapat di halaman ini tidak selalu mencerminkan pendapat NBA atau tim-timnya.
Kembalinya Josh Hart ke Los Angeles
Josh Hart merasakan momen nostalgia saat kembali ke Los Angeles untuk pertama kalinya setelah ditransfer—atau demikian ia kira.
Sekarang bermain untuk New Orleans setelah ditrade dalam kesepakatan besar yang membawa bintang Anthony Davis ke Lakers pada tahun 2019, Hart sedang berjalan santai di jalanan hangat California Selatan. Dalam perjalanan, ia melihat seorang penggemar mengenakan warna dan nomor yang pernah ia pakai di Lakers.
“Aku langsung berpikir, ‘Keren juga!’” kenang Hart, yang kini memperkuat Knicks. “Mereka masih menunjukkan cinta dengan jersey saya.”
Namun, beberapa langkah kemudian, perasaan itu hilang, tergantikan rasa malu. Hart menjelaskan alasannya. “Aku lihat dan ternyata tertulis ‘Davis’ di belakangnya,” Hart tersenyum. “Aku ingat, ‘Oh ya, Anthony Davis juga mengenakan nomor 3. Mereka sudah move on dari saya.’”
Jersey dan Ikatan Emosional Pemain
Salah satu kebahagiaan terbesar bagi seorang atlet profesional adalah saat melihat jersey mereka sendiri. Momen tersebut bisa dilihat di wajah setiap pemain saat mereka di-draft. Sebuah jersey dengan nama mereka di belakangnya berarti kerja keras terbayar dan impian menjadi kenyataan. Mereka kini menjadi idola bagi generasi berikutnya.
Di sisi lain, melihat orang lain mengenakan jersey mereka juga memiliki makna tersendiri. Penggemar bebas memilih, namun mereka memilih Anda. Itu sebabnya Hart merasa hangat ketika ia berpikir melihat jersey-nya di Los Angeles.
Kesan Pertama Melihat Fans Mengenakan Jersey
Beberapa pemain mengenang momen pertama kali melihat penggemar mengenakan jersey mereka, sementara yang lain tidak begitu ingat, tetapi semua menghargai setiap kali hal itu terjadi. “Pertama kali aku melihat penggemar memakai jersey ku adalah di New York,” ungkap Jalen Brunson. “Itu benar-benar menyenangkan.”
Meskipun telah menjadi sosok utama tim dan bintang di college basketball, Brunson tetap merasa tersentuh melihat orang mengenakan jersey-nya. Ia juga ingat saat melihat jersey SMA-nya dibawa oleh keluarganya.
Perjalanan Miles McBride dan Kesesuaian Jersey
Miles McBride merasakan keceriaan yang sama ketika ia melihat penggemar mengenakan jersey West Virginia yang sama dengan yang ia kenakan. “Itu adalah hal terhebat yang pernah aku lihat,” kata McBride.
Pengalaman Guerschon Yabusele di China
Guerschon Yabusele, yang di-draft oleh Celtics pada 2016, juga punya cerita menarik. Saat bermain di China untuk Shanghai Sharks, ia tidak menyangka ada penggemar yang mengenali dirinya. “Setelah pertandingan pertama, seseorang meminta tanda tangan di sebuah jersey. Saat melihat jersey itu, aku sadar itu nomor 16 dan namaku tertulis dalam huruf Tionghoa,” kenangnya. “Rasanya luar biasa, terutama ketika melihat anak-anak bahagia melihatku di akhir pertandingan.”
Perasaan melihat penggemar mengenakan jersey bukan hanya sekedar momen, tetapi cerminan dari perjalanan panjang dan dedikasi mereka. Bagi Hart, Brunson, McBride, dan Yabusele, hal ini menunjukkan bahwa meskipun mereka telah berpindah tim atau benua, cinta dari penggemar tetap abadi.
(BA/GN)
sumber : www.nba.com
Leave a comment