Thunder Terhenti: Kekalahan Tak Terduga dari Spurs
Jalannya Pertandingan
Kekalahan Oklahoma City Thunder dari San Antonio Spurs menjadi kejutan malam itu. Dengan kehadiran Victor Wembanyama, yang dianggap sebagai bintang masa depan, Thunder sempat memimpin hingga 16 poin. Namun, meski memiliki keunggulan, mereka hanya mampu mencetak 41 persen dari total tembakan dan 24 persen dari jarak 3 poin, yang berujung pada kekalahan dan mengakhiri rekor 16 kemenangan berturut-turut yang menjadi yang terbaik dalam sejarah franchise.
Statistik Tim
Thunder memasuki pertandingan dengan rekor 24-1 dan net rating 17.2, meski tanpa starter dari lineup NBA Finals tahun lalu yang belum bermain sama sekali bersama. Di samping itu, Mark Daigneault harus memikirkan perubahan dalam susunan pemain. Shai Gilgeous-Alexander, Lu Dort, Jalen Williams, Chet Holmgren, dan Isaiah Hartenstein baru pertama kali bermain bersama dalam laga ini. Hartenstein yang kembali dari cedera mampu mencetak 10 poin dan 9 rebound dalam 20 menit.
Reaksi Pemain
Gilgeous-Alexander hanya mencetak 1 dari 7 tembakan 3 poin, dengan banyak tembakannya yang terpengaruh oleh kehadiran Wembanyama. Stephon Castle juga turut memberikan tekanan dengan blok yang signifikan. Sementara itu, Dort, yang mengalami musim penuh cedera, juga kesulitan dan hanya mencetak 1 dari 7 tembakan di pertandingan ini.
Konteks dan Dampak Kekalahan
Dengan hasil ini, Thunder kini berada satu kemenangan di belakang rekor awal 2015-16 Golden State Warriors yang juga memulai musim dengan 24-1. Namun, Warriors tidak mengalami kekalahan kedua sampai pertandingan ke-31. Ini menjadi momen introspeksi bagi Thunder untuk bisa kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki performa di pertandingan berikutnya.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment