Analisis Permainan Golden State Warriors Melawan Los Angeles Clippers
Golden State Warriors menunjukkan performa defensif yang cukup baik saat menghadapi Los Angeles Clippers, dengan 18 steal dan memenangkan pertempuran turnover dengan selisih 13. Mereka juga melakukan 15 attempt shot lebih banyak dan mendapatkan enam free throw lebih banyak dari lawan.
Namun, meski memiliki keunggulan tersebut, Warriors harus menerima kenyataan pahit karena mereka kalah dalam pertandingan. Penyebabnya adalah efektivitas tembakan mereka yang sangat rendah, hanya mencetak 38 persen dari field goal dan 24 persen dari tiga poin.
Rendahnya Rating Serangan
Di musim ini, Warriors tercatat berada di peringkat 22 dalam rating ofensif, berdasarkan Cleaning the Glass.
Berikut lima statistik yang mencerminkan kesulitan ofensif mereka:
Kekurangan Pemain Skor Ketiga
Pemain dengan rata-rata poin tertinggi ketiga dalam tim, Brandin Podziemski, baru mencatatkan 12.1 poin per pertandingan. Setiap tim NBA lainnya memiliki setidaknya tiga pemain yang mencetak lebih dari 13.4 poin per pertandingan.
Dengan hanya dua pemain yang memiliki rata-rata di atas 12.2 poin, Warriors tertinggal jauh dibandingkan tim lain yang memiliki rata-rata lima pemain di kategori yang sama.
Persentase Tembakan di Kuarter Pertama
Warriors mencatatkan persentase tembakan sebesar 41.8 persen di kuarter pertama musim ini. Tidak ada tim lain yang berada di bawah 45 persen pada periode ini, sorga Light Years Pod X untuk informasi ini.
Tidak mengherankan jika Warriors memiliki selisih poin terburuk keempat di kuarter pertama.
Rating Offensif Tanpa Curry
Menurut Cleaning the Glass, Indiana Pacers memiliki rating ofensif terendah di NBA dengan angka 109.3. Di sisi lain, saat Stephen Curry tidak berada di lapangan, Warriors mencatatkan rating ofensif sebesar 109.0. Ini mengindikasikan bahwa jika tidak ada Curry, kemungkinan besar Warriors akan memiliki ofensif terburuk di liga.
Ketika Curry bermain, rating ofensif Warriors meningkat menjadi 119.9, yang menunjukkan dampak signifikan dirinya pada permainan tim.
Kesulitan Mencetak Poin di Dalam Cat
Warriors rata-rata hanya mencetak 42.1 poin dalam cat area per pertandingan, yang merupakan angka terendah di NBA. Mereka juga hanya memiliki tiga pemain yang mencetak minimal 4.0 poin di cat, sementara setiap tim lain memiliki minimal empat pemain dalam kategori ini.
Situasi ini diperparah dengan keputusan tim untuk membangkucadangkan salah satu dari tiga pemain tersebut, Jonathan Kuminga.
Kekeringan Skor
Warriors mencatatkan 15 momen kekeringan skor selama empat menit dalam musim ini, berdasarkan data dari Automatic. Ini merupakan jumlah terbanyak di NBA, di mana tidak ada tim lain yang memiliki lebih dari 12 momen kekeringan serupa.
Dari 18 tim dengan persentase kemenangan tertinggi, hanya Warriors yang mengalami lebih dari delapan momen kekeringan ini.
Menurut Light Years Pod X, Warriors juga telah mencetak kurang dari 20 poin dalam 15 kuarter, yang merupakan jumlah terbanyak ketiga di liga.
Dari data yang diperoleh, tampak bahwa Warriors perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap strategi ofensifnya untuk kembali ke jalur kemenangan di kompetisi yang ketat ini.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment