Andre Drummond Cerita Tentang Pengalaman Pertama Ditransfer
Center Philadelphia 76ers, Andre Drummond, tak bisa menyembunyikan rasa emosionalnya saat membahas pengalaman pertamanya dalam trading. Dalam sebuah siaran langsung di N3ON, dia mengungkapkan, ini adalah momen pertama dalam hidupnya yang membuatnya merasa “benar-benar sedih.”
Perjalanan Karier Drummond
Memulai karier di NBA bersama Detroit Pistons, Drummond dalam perjalanan menjadi salah satu bintang dengan bayaran tertinggi berkat kemampuan rebound dan keberadaannya di area dalam. Namun, Pistons memutuskan untuk menukarnya ke Cleveland Cavaliers dengan imbalan John Henson, Brandon Knight, dan pilihan draft putaran kedua. Sejak saat itu, Drummond mengalami sejumlah pindah tim.
“Saya merasakan kesedihan yang nyata. Saya tidak ingin pergi. Saya merasa masih memiliki banyak hal untuk diberikan kepada Detroit. Saya selalu mengatakan ingin mengakhiri karier di sana dan meraih juara,” ungkap Drummond.
Lebih lanjut, dia menambahkan, “Ini sulit. Saya menangis. Saya duduk di mobil dan menangis selama berjam-jam. Saya ingin tetap berada di sana. Saya tidak ingin semuanya berakhir seperti ini.”
Bisnis NBA yang Brutal
Andre Drummond mencetak sejumlah prestasi selama berada di Detroit Pistons, di mana dia dikenal sebagai mesin double-double. Sebelum ditransfer ke Cavaliers pada 2020, dua kali All-Star ini mencatat rata-rata 17,8 poin dan 15,8 rebound dalam 49 penampilan di musim reguler.
Pada saat itu, kondisi Detroit tidak mendukung untuk playoffs dengan rekor 19-34. Mengingat kontrak Drummond mendekati akhir, Pistons khawatir akan kehilangan dirinya tanpa imbalan, yang mendorong mereka untuk melakukan trade.
Saat trade tersebut resmi, Drummond mengakui bahwa dia merasa terkejut. Walau mengkritik keputusan bisnis Pistons, dia menegaskan bahwa dirinya tidak marah pada para penggemar, menyatakan bahwa kota tersebut “selalu memiliki tempat istimewa di hatinya.”
Perjalanan Setelah Ditransfer
Stint Drummond di Cavaliers tidak bertahan lama, karena dia dibeli kembali pada Maret 2021. Sejak saat itu, dia telah membela Los Angeles Lakers, Philadelphia 76ers, Brooklyn Nets, dan Chicago Bulls.
Perjalanan karier Drummond menunjukkan betapa kerasnya dunia NBA, di mana keputusan bisnis sering kali mengambil alih emosi dan koneksi antara pemain dan tim. Momen emosional ini menjadi pengingat bahwa dibalik prestasi dan kesuksesan di lapangan, ada kehidupan pribadi yang tak kalah penting bagi setiap pemain.
(BA/GN)
sumber : www.thebiglead.com
Leave a comment