Shaquille O’Neal Bicara Tentang LeBron James dan Kobe Bryant
Shaquille O’Neal, yang pernah bermain dengan LeBron James dan Kobe Bryant di berbagai titik dalam kariernya, memiliki perspektif unik tentang kedua bintang NBA tersebut. Dalam acara wawancara eksklusif dengan New York Post, O’Neal membahas perbandingan antara LeBron dan Kobe tanpa ragu.
O’Neal Menyampaikan Pendapatnya
O’Neal, yang saat itu tengah meliput NBA Finals untuk ESPN’s Inside the NBA, bertemu dengan Melissa Rohlin dari The Post dan menjawab beberapa pertanyaan kontroversial. Dia menyatakan bahwa pemenang kejuaraan berpotensi menjadi wajah NBA. Saat itu, San Antonio Spurs tertinggal 3-1 dari New York Knicks setelah gagal di Game 4. Menurut O’Neal, gelar ‘wajah liga’ bukanlah sesuatu yang bisa dibagi-bagi; itu harus diambil dalam bentuk gelar juara.
Salah satu pertanyaan yang mengemuka adalah mengenai siapa yang akan dipilih O’Neal jika bisa memilih pemain nomor satu, baik yang sudah pensiun maupun yang masih aktif. Awalnya, O’Neal menyebut namanya sendiri, namun bila harus memilih orang lain, dia memberikan suara untuk LeBron. “Saya mungkin akan memilih [LeBron James] karena ketika dia masuk liga, dia sudah memiliki itu,” kata O’Neal. “Sementara Kobe perlu waktu dua atau tiga tahun untuk mencapainya.”
LeBron dan Perbandingan Awal Karier
LeBron James memasuki NBA sebagai pemain berusia 18 tahun dan segera menunjukkan kemampuannya dengan mencetak rata-rata 20,9 poin, 5,5 rebound, 5,9 assist, dan 1,6 steal dalam musim pertamanya. Dia bergabung dengan Michael Jordan dan Oscar Robertson sebagai satu-satunya rookie yang mampu melakukan hal tersebut.
Sementara itu, Kobe Bryant masih belum banyak bermain pada tahun 1996, terutama setelah mengalami cedera. Meskipun Kobe mulai mendapatkan menit bermain yang lebih banyak di tahun keduanya, penampilan di playoff 1998 melawan Utah menunjukkan bahwa dia belum siap sepenuhnya.
Bukan Pertanyaan ‘Siapa Lebih Baik’
Perbincangan mengenai LeBron dan Kobe selalu mengundang kontroversi, apalagi jika datang dari sosok seperti O’Neal. Penting untuk memahami konteksnya; O’Neal ditanya untuk mengambil peran layaknya general manager, yang membuatnya memilih pemain yang lebih aman dan menarik bagi penggemar sejak awal, yaitu LeBron.
Namun, hal ini tidak berarti bahwa James lebih baik dari Kobe secara keseluruhan. Kobe memiliki lebih banyak gelar juara dan sudah diakui sebagai pemain ofensif ulung di usia 23 tahun. Banyak yang berpendapat bahwa Kobe juga unggul dalam hal pertahanan.
Kali ini, O’Neal lebih menilai calon pemain dibandingkan perjalanan karier mereka. Meskipun LeBron mungkin lebih cepat mencapai kesuksesan, Kobe pada akhirnya memiliki kisah yang lebih kompleks ketika memulai kariernya. Perbandingan mereka memerlukan diskusi lebih mendalam dari sekadar proyeksi saat draft.
Dalam konteks ini, O’Neal memberikan wawasan berharga tentang dinamika di antara dua legenda NBA, menyoroti bahwa setiap pemain memiliki perjalanan dan tantangan yang berbeda dalam meraih kesuksesan di liga terbesar dunia.
(BA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment