Knicks Mampu Kembali dari Ketinggalan dan Menang di Game 1 Final Wilayah Timur
NEW YORK — Untuk kedua kalinya dalam dua tahun berturut-turut, New York Knicks mencapai final Konferensi Timur dan kembali mengalami perpanjangan waktu di Game 1 kali ini. Namun, suasana dan hasilnya sangat berbeda.
Jalannya Pertandingan
Knicks berhasil bangkit dari ketinggalan 22 poin di kuarter keempat untuk mengalahkan Cleveland Cavaliers dengan skor 115-104 pada malam Selasa. Jalen Brunson mencetak 38 poin, termasuk penampilan heroik di kuarter keempat yang membawa Knicks meraih kemenangan di ambang kekalahan.
Pada saat Knicks tertinggal 93-71 dengan waktu tersisa 7:40, Brunson mulai menunjukkan kemampuannya. Ia mencetak 15 poin dalam kuarter keempat dan Knicks meluncurkan 18-1 run untuk mendekati lawan. Tembakan 3-pointer dari Landry Shamet dengan 45 detik tersisa menyamakan kedudukan menjadi 99.
James Harden membalas dengan jumper untuk mengembalikan keunggulan Cleveland, tetapi Brunson menyamakan kedudukan kembali menjadi 101. Knicks melanjutkan permainan di perpanjangan waktu dengan mencetak 14 poin berbanding 3 untuk Cavaliers.
Sam Merrill dari Cleveland memiliki peluang untuk melepaskan tembakan 3-pointer, tetapi tembakannya tidak masuk sebelum bunyi buzzer. Cavaliers hanya berhasil mencetak 5 dari 17 tembakan di kuarter terakhir, membuat mereka kehilangan keunggulan yang telah mereka miliki. Ini mengingatkan pada pertandingan antara kedua tim pada hari Natal lalu, di mana Cleveland juga kehilangan keunggulan di kuarter keempat.
Reaksi Pemain
Donovan Mitchell mencetak 29 poin untuk Cavaliers, namun ia hanya mampu menambahkan 3 poin di kuarter keempat. Evan Mobley menyumbangkan 15 poin dan 14 rebound.
Game 2 final Konferensi Timur dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis pukul 08.00 WIB di Madison Square Garden dan dapat disaksikan melalui ESPN.
Bukti Kehebatan Brunson
Jalen Brunson tampaknya menemukan cara baru untuk membawa Knicks ke level yang lebih tinggi. Dalam momen krusial, ia mencetak 15 poin dengan akurasi 7 dari 9 tembakan dalam kuarter keempat, memastikan Knicks mendapatkan kesempatan di perpanjangan waktu.
Brunson sudah beberapa kali menunjukkan kemampuannya dalam situasi seperti ini, menjadikan dirinya sebagai pahlawan di lapangan.
Dampak Kekalahan bagi Cavaliers
Kekalahan ini jelas akan membekas bagi Cavaliers. Mereka kehilangan keuntungan setelah memimpin 22 poin di kuarter keempat, dan sekarang berada dalam posisi yang sulit. Kekalahan di Game 1 ini menjadi pukulan mental, terutama setelah kemenangan besar mereka di Game 7 sebelumnya.
Pelatih Kenny Atkinson perlu memikirkan strategi untuk menghadapi inovasi Knicks di kuarter keempat. Mungkin ia perlu menemukan cara untuk mengatasi masalah yang dihadapi James Harden di pertahanan.
Perlu Peningkatan dari Karl-Anthony Towns
Karl-Anthony Towns, yang selama ini dikenal sebagai pemain bintang, perlu meningkatkan kontribusinya dalam hal mencetak poin. Dalam pertandingan ini, Towns mencatat 5 assist dengan hanya mengambil 14 tembakan. Dia harus lebih agresif di lapangan untuk membantu Knicks lebih jauh dalam turnamen ini.
Kondisi Tim dan Harapan ke Depan
Kekalahan Cavaliers ini menambah beban pikiran mereka menjelang Game 2. Dengan energi yang terbatas setelah memainkan 14 pertandingan di dua ronde sebelumnya, mereka harus bisa bangkit dari situasi ini. Game 2 akan menjadi kesempatan mereka untuk membalikkan keadaan.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment