Celtics Terpuruk di Game 2: Apa Artinya untuk Playoff?
Setelah meraih kemenangan besar 123-91 atas Philadelphia 76ers di Game 1 babak playoff pertama mereka, Boston Celtics mengejutkan banyak pihak dengan kalah di Game 2, 111-97. Meskipun diunggulkan 14.5 poin sebagai tuan rumah dan sempat memimpin dengan dua digit di kuarter pertama, performa Celtics merosot drastis.
Jalannya Pertandingan
Kekalahan Celtics banyak dipengaruhi oleh penampilan mereka di garis 3 poin. Tim ini hanya dapat mencetak 26 persen tembakan dari luar garis, sementara 76ers berhasil mencetak 49 persen dari luar kategori tersebut. Kondisi ini menjadi faktor kunci yang menentukan hasil akhir pertandingan.
Statistik
- Celtics: 26% tembakan 3 poin
- 76ers: 49% tembakan 3 poin
Reaksi dan Analisis
Dalam diskusinya di program “Get Up”, analis NBA Vince Goodwill menyatakan bahwa kekalahan Celtics bisa jadi pertanda buruk. Ia menjelaskan, “Kekalahan ini menggambarkan dua sisi. Celtics sering kali terjebak dalam pola bergantung pada tembakan 3 poin tanpa variasi dalam permainan ofensif. Hal ini pernah menjadi persoalan di playoff tahun lalu.” Dia menyoroti bahwa keberhasilan serangan Celtics sangat bergantung pada keberhasilan mereka di area yang lebih dekat dengan ring. Dengan pemain-pemain seperti Jaylen Brown dan Jayson Tatum, Celtics seharusnya lebih agresif dan berusaha menyerang ring.
Konteks
Kekalahan ini adalah sinyal bagi Boston, meski mereka masih memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan di Game 3 yang akan datang. Jika kebiasaan buruk ini tidak segera diperbaiki, tim ini bisa menghadapi masalah yang lebih besar saat berhadapan dengan lawan yang lebih kuat di babak playoff selanjutnya.
Selanjutnya, Celtics akan berusaha bangkit saat menjamu 76ers di game berikutnya. Pertandingan ini akan menjadi ujian penting untuk melihat apakah mereka dapat belajar dari kesalahan dan kembali ke jalur kemenangan.
Simak terus berita terbaru seputar NBA dan perkembangan Celtics di Garisfinish.com.
(BA/GN)
sumber : nesn.com
Leave a comment