Warriors Akhiri Musim Tanpa Playoffs, Keterpurukan Draymond Green dan Steph Curry

Draymond Green dan Steph Curry dari Golden State Warriors saat pertandingan NBA.
Golden State Warriors gagal melaju ke playoffs musim ini setelah tersingkir di NBA Play-In Tournament. Cedera dan inkonsistensi menjadi masalah besar bagi tim, di mana Steph Curry harus absen dalam 39 pertandingan akibat cedera lutut. Sementara itu, Jimmy Butler dan Moses Moody mengalami cedera lutut yang membuat mereka tidak bisa melanjutkan musim, dan Draymond Green menunjukkan tanda-tanda penurunan performa.
Situasi di Warriors semakin rumit dengan masa depan pelatih Steve Kerr yang dipertanyakan, di mana ia akan segera berbicara tentang kelanjutannya bersama tim.
Seruan untuk Curry dan Green Tinggalkan Warriors

GettyDraymond Green #23 dan Steph Curry #30 dari Golden State Warriors menjelang pertandingan pembuka musim melawan Los Angeles Lakers di Crypto.com Arena pada 21 Oktober 2025.
Dalam episode terbaru Inside The NBA, Draymond Green hadir sebagai pengganti Shaquille O’Neal. Di sana, mereka mendiskusikan masa depan Warriors, dengan Charles Barkley menyampaikan pandangan tajam tentang situasi tim. “Sudah berakhir untuk Warriors,” kata Barkley. “Setiap tim tua akan mengalami masa itu. Anda sudah memiliki waktu yang luar biasa, tapi sekarang semuanya mulai berlalu.”
Barkley juga mendorong Curry dan Green untuk mempertimbangkan meninggalkan Warriors jika ingin bersaing meraih gelar lagi. “Jika Anda ingin berkompetisi, Anda harus meninggalkan sana,” tegasnya.
Draymond Green memiliki opsi pemain untuk musim depan, sehingga jika ia memilih untuk keluar, ia bisa menjadi tambahan berharga bagi tim yang ingin bersaing di kejuaraan. Sementara itu, Steph Curry masih terikat kontrak satu tahun ke depan dan terbuka untuk perpanjangan kontrak. Ia menegaskan keinginannya untuk terus bermain beberapa musim ke depan dan berkomitmen untuk tetap di Golden State.
Draymond Green Menghadapi Realita, Menanggapi Barkley

GettyDraymond Green #23 dari Golden State Warriors bereaksi setelah mencetak tiga poin melawan Detroit Pistons di Chase Center pada 30 Januari 2026.
Menanggapi komentar Barkley, Draymond Green menunjukkan bahwa ia menyadari kondisi yang dihadapi timnya. Ia mengakui pelukan antara dirinya, Curry, dan Steve Kerr tampaknya menjadi tanda akhir dari era Warriors. Draymond pun menanggapi dengan bercanda, “Saya hanya ingin tidak terlihat mengenakan jersey Houston Rockets.”
Meski menyadari situasi yang ada, Green masih ingin bertahan di Golden State. Ia menyadari dinamika dalam bisnis olahraga, namun tetap yakin bahwa Steve Kerr akan melanjutkan karirnya sebagai pelatih.
Dengan musim yang berakhir tanpa sukses, masa depan Warriors dan pemain kunci seperti Curry dan Green menjadi perhatian utama. Tindakan yang diambil dalam waktu dekat akan sangat menentukan arah tim ke depan.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment