Stephen Curry Terjebak Dilema Menjelang NBA Finals
Para penggemar NBA masih menunggu hasil pertempuran sengit di Konferensi Barat antara Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs. Namun, dengan kemajuan New York Knicks dari Timur, Stephen Curry mungkin menghadapi keputusan sulit mengenai siapa yang akan didukungnya di NBA Finals.
Hubungan Curry dengan Pelatih Knicks
Persahabatan Curry dengan mantan asisten Golden State, sekarang pelatih Knicks, Mike Brown, membuat hatinya kemungkinan besar berpihak kepada New York. Namun, demi warisannya sendiri, ada argumen bahwa dua kali MVP ini seharusnya berharap Thunder atau Spurs yang keluar sebagai pemenang.
Prestasi Curry dan Warisannya
Sebagai seorang guard setinggi 6’3″, kemampuan Curry dalam memimpin Warriors meraih gelar juara menjadi bagian dari warisannya yang mengukuhkannya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Meski pernah memiliki Kevin Durant untuk dua gelar, Curry adalah pemain terbaik Golden State pada tahun 2015, meskipun Finals MVP jatuh ke tangan Andre Iguodala. Permainannya yang gemilang di 2022 menambah kekuatan argumen untuk keberadaannya di jajaran pemain teratas.
Terdapat sedikit pemain dalam sejarah NBA yang setinggi 6’3″ atau lebih pendek yang berhasil memimpin tim mereka meraih gelar, sehingga prestasi Curry semakin memperkuat posisinya dalam sejarah olahraga ini.
Jalen Brunson dan Kesempatan untuk Membuat Sejarah
Jika Knicks berhasil merebut gelar juara, nama Jalen Brunson, yang memiliki tinggi 6’2″, akan ditambahkan ke dalam daftar pemain yang memiliki prestasi serupa. Selama empat tahun bersama Knicks setelah meninggalkan Dallas Mavericks, Brunson telah menerima suara MVP.
Seandainya Brunson meraih Finals MVP dan memimpin Knicks, dia akan bergabung dengan Curry, Tony Parker, dan Chauncey Billups sebagai satu-satunya pemain setinggi 6’3″ atau lebih pendek yang meraih penghargaan dalam 35 tahun terakhir. Dari keempat nama tersebut, hanya Curry dan Brunson yang bisa dikatakan sebagai pemain terbaik di tim masing-masing pada musim kejuaraan.
Dampak Sejarah dan Dukungan Curry
Brunson yang berhasil menjadi Finals MVP dan memimpin New York meraih gelar tidak akan secara signifikan mengubah warisan Curry. Namun, Curry mungkin merasa ragu untuk mendukung sesama guard bertubuh kecil mengukir sejarah baru.
Saat Knicks bertarung melawan Thunder atau Spurs, akan menarik untuk melihat apakah Curry akan mendukung Brown sebagai pelatih, atau justru diam-diam berharap agar tim lain meraih kemenangan dan mencegah Brunson mengukir namanya dalam sejarah.
(BA/GN)
sumber : bluemanhoop.com
Leave a comment