Damian Lillard Menempatkan Diri Sebagai Penembak Tiga Terbaik Kedua
Damian Lillard tidak ragu ketika ditanya apakah dia menganggap dirinya sebagai penembak tiga terbaik kedua sepanjang masa, di belakang Stephen Curry.
Diskusi ini muncul ketika seorang penggemar berargumen bahwa Lillard tidak akan menempatkan dirinya di atas Ray Allen. Dengan tegas, Lillard memberikan jawaban singkat yang jelas menunjukkan pendapatnya.
Menanggapi Argumen Penggemar
Dalam sebuah unggahan X terbaru, bintang Portland Trail Blazers ini merespons seorang penggemar yang menyatakan bahwa dia tidak akan menyebut dirinya sebagai penembak terbaik kedua.
“Ya, saya akan,” tulis Lillard.
Argumen dari penggemar tersebut menyatakan bahwa Allen seharusnya dianggap sebagai penembak kedua setelah Curry dan bahwa Lillard tidak akan menempatkan dirinya di atas Allen dalam diskusi tersebut. Namun, Lillard secara jelas menunjukkan ketidaksetujuannya. Jawaban singkatnya menggambarkan bagaimana dia memandang posisinya di antara penembak terbaik dalam sejarah NBA.
Statistik Perbandingan
Dari segi statistik, Ray Allen masih memiliki argumen yang kuat dengan 2.973 tembakan tiga poin di musim reguler, sementara Lillard telah mencetak 2.804, menjadikannya tertinggal dalam jumlah total.
Kualitas Tembakan Lillard
Apa yang memberikan bobot pada klaim Lillard adalah jenis tembakan yang dia ambil. Allen dikenal sebagai penembak gerakan yang sangat baik dan salah satu pemain paling murni dalam menangkap dan menembak, tetapi Lillard sering mengambil tembakan yang jauh lebih menantang.
Lillard telah membangun reputasinya dengan pull-up jauh, tembakan dari logo, serta tembakan tiga poin di bawah tekanan tinggi yang sudah diketahui oleh pertahanan. Itulah sebabnya Curry umumnya dianggap sebagai yang terbaik di banyak versi diskusi ini.
Perdebatan yang Berlangsung
Namun, lebih dari sekadar posisi di belakang Curry, perdebatan ini bergantung pada apa yang dianggap paling penting. Allen memiliki longevititas dan jumlah tembakan yang lebih tinggi, sementara Lillard memiliki kemampuan menembak dari jarak jauh yang sering kali diciptakan sendiri, yang telah membantu membentuk era point guard modern.
Lillard tidak salah jika merasa pantas berada di posisi tersebut, tetapi dia harus memenangkan perdebatan di mana resume Allen, efisiensi Klay Thompson, dan dampak era Reggie Miller masih memiliki pendukung yang kuat.
Jawabannya jelas menunjukkan satu hal: Lillard tidak melihat dirinya sekadar bagian dari diskusi tersebut. Dia merasa dirinya pantas untuk ditempatkan tepat di belakang Curry.
(BA/GN)
sumber : www.hitc.com
Leave a comment