Daniel Gafford Berada di Persimpangan Setelah Panggilan dari Masai Ujiri
Daniel Gafford mengungkapkan bahwa dia telah berkomunikasi dengan Masai Ujiri, namun tidak sepenuhnya merasa aman dengan arah baru tim Dallas Mavericks.
Perubahan ini berarti banyak bagi Gafford, yang merupakan bagian dari era Luka Doncic dan mungkin tidak sejalan dengan masa depan Cooper Flagg.
Gafford Menyampaikan Sikap Hati-Hati Setelah Panggilan dari Ujiri
Ketika ditanya mengenai perubahan besar yang terjadi di Dallas, Gafford berusaha untuk tetap profesional. Meskipun begitu, pernyataannya menunjukkan bahwa dia masih memantau situasinya dengan cermat.
“Ini adalah bisnis. Saya tidak terkejut dengan beberapa keputusan yang diambil oleh manajemen… Saya hanya mengamati dari jauh. Saya belum mendapatkan kesempatan untuk berbicara langsung dengannya, tetapi dia memastikan untuk menghubungi saya, dan kami mengadakan percakapan yang baik di telepon. Saya bersemangat untuk musim ini,” ungkap Gafford.
Mavericks telah memasuki era baru dengan Ujiri sebagai presiden dan Mike Schmitz sebagai manajer umum.
Panggilan telepon tergolong lebih baik dibandingkan tidak ada komunikasi sama sekali. Namun, kurangnya percakapan lebih mendalam cukup mencolok. Jika Gafford penting dalam visi Ujiri dan Schmitz, seharusnya sudah ada diskusi yang lebih mendalam.
Gafford masih memiliki nilai. Dia rata-rata mencetak 9.5 poin, 6.9 rebound, dan 1.3 blok, dengan persentase tembakan 65.5%. Keberadaan dan kemampuannya dalam menciptakan ruang vertikal, melakukan screening, dan menjaga ring menjadi keunggulannya.
Kekhawatiran yang muncul adalah kecocokan perannya. Dereck Lively II masih menjadi pilihan utama Dallas sebagai center jangka panjang jika dalam keadaan sehat, dan profil Gafford yang tidak terlalu bervariasi mungkin tidak sejalan dengan fleksibilitas Flagg.
Peluang Gafford Diperdagangkan ke Lakers, Hornets, atau Warriors
Lakers menjadi pilihan yang paling sesuai secara taktis, mengingat Gafford sudah memahami cara main dengan Doncic.
Los Angeles membutuhkan ancaman lob dan pelindung ring, dan Gafford dapat langsung menghadirkan kembali ruang vertikal yang sempat membantu Doncic di Dallas.
Charlotte juga menjadi opsi jika Hornets menginginkan solusi veteran di pos interior bersama LaMelo Ball. Meskipun Gafford tidak akan menyelesaikan semua masalah, dia akan memberikan struktur defensif yang nyata.
Golden State menawarkan pendekatan berbeda. Steve Kerr sering memaksimalkan center dengan penggunaan rendah yang bisa melakukan screening, diving, serta bertahan tanpa mengganggu bintang-bintangnya. Gafford lebih cocok dengan pola ini dibandingkan dengan timeline rebuild Dallas.
Kontraknya juga terbilang dapat diatur. Spotrac mencatat kontrak tiga tahunnya senilai $54.38 juta yang mulai berlaku musim depan, dengan gaji $17.26 juta, $18.13 juta, dan $18.99 juta hingga 2028-29.
Meskipun tidak murah, angka tersebut tidak sulit untuk dipindahkan. Jika Dallas memutuskan Gafford adalah pemain dari era yang salah, tim-tim pesaing sebaiknya segera melakukan tawaran.
Dengan situasi yang berkembang, perhatian kini tertuju pada bagaimana Gafford akan beradaptasi dengan perubahan besar dalam tim Mavericks dan potensi pergeseran yang mungkin terjadi di pasar transfer.
(BA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment