Home Basket NBA Dillon Brooks: Ada Satu Pemain NBA yang Tak Terdampak Trash Talkku!
NBA

Dillon Brooks: Ada Satu Pemain NBA yang Tak Terdampak Trash Talkku!

Share
Dillon Brooks: Ada Satu Pemain NBA yang Tak Terdampak Trash Talkku!
Share

Kemampuan Trash Talk Dillon Brooks yang Terkenal

Pemain depan Phoenix Suns, Dillon Brooks, dikenal dengan kemampuan trash talk-nya yang luar biasa.

Karakter ini membuatnya sering berurusan dengan wasit — ia merupakan pemimpin liga dalam jumlah technical foul yang didapat musim ini. Tak hanya itu, keahliannya ini juga telah memicu rivalitas panas dengan LeBron James, seorang calon Hall of Famer, dan bahkan mendapat pujian dari guard Los Angeles Lakers, Luka Doncic.

“The Dark Arts” dalam Trash Talking

Dalam sebuah tulisan di The Players’ Tribune, Brooks menyebut kemampuan trash talk-nya sebagai “the dark arts”. Ia melihatnya sebagai salah satu alat untuk mengganggu mental lawan dalam pertandingan high-level.

“Itu adalah dark arts. Saya belajar ini dari bermain setiap hari di Y, dan dari semua pengalaman yang saya lalui. Mengingat ukuran tubuh saya dan peran yang saya jalani, saya harus mencari setiap keuntungan kecil,” tulis Brooks. “Seiring waktu, saya mengembangkannya menjadi ilmu.”

Brooks bahkan memiliki “dossier kecil” mengenai lawan-lawan selama awal kariernya di NBA bersama Memphis Grizzlies. Hal inilah yang membuat rekannya, Collin Gillespie, menyebutnya “gila” (dalam arti positif). Rivalitasnya dengan LeBron menunjukkan bahwa tak ada pemain yang lepas dari sasaran, namun ia mengungkapkan satu pemain NBA yang tak terpengaruh oleh teknik “dark arts”-nya.

Dillon Brooks Menyatakan Kawhi Leonard Kebal Terhadap Trash Talk

“Satu-satunya orang yang tidak pernah bereaksi adalah Kawhi. Dia adalah keputusanku,” tulis Brooks.

Brooks menambahkan, “Apa pun yang saya lakukan tidak pernah berhasil. Dia tidak peduli.”

Mengingat sikap Kawhi yang terlihat selama bertahun-tahun, tidaklah mengejutkan jika ia menjadi satu-satunya pemain yang disebut Brooks kebal terhadap trash talk-nya. Dikenal dengan sikap stoik dan profesionalnya di lapangan, Kawhi lebih memilih membiarkan permainan berbicara untuk dirinya.

Baca juga:  Rencana perdagangan Mavericks semakin meluncur cepat ke jurang!

Brooks bahkan berbagi cerita tentang usaha gila yang dilakukannya untuk mencoba mengganggu Kawhi.

“Saya pernah mencoba mencubit Kawhi suatu kali, sungguh,” ujarnya. “Dia hanya melihatmu, seperti, ‘Main basket, bro.’ Saya berpikir, Baiklah, mungkin dia benar. Apa gunanya?”

Kawhi Leonard, yang telah meraih dua gelar juara NBA, dua penghargaan Finals MVP, dua penghargaan Defensive Player of the Year, dan tujuh kali All-Star, kini dapat menambahkan “kebal terhadap dark arts” dalam daftar pencapaian kariernya.

Dalam empat pertandingan melawan Brooks dan Suns musim ini, Kawhi mencetak rata-rata 26 poin, 6,5 rebound, dan 5 assist, dengan +12,5 dalam plus/minus. Meskipun Suns berhasil menahan dia dengan persentase tembakan 3 poin hanya 22,2%, performanya tetap luar biasa.

Persaingan di Play-in Tournament

Saat ini, Phoenix Suns bersiap bertemu Kawhi dan Los Angeles Clippers dalam play-in tournament NBA sebagai unggulan ke-7 melawan ke-8. Jika ini terjadi, akan ada lebih banyak intrik dalam matchup antara Brooks dan Leonard yang patut ditunggu oleh para penggemar.

(BA/GN)
sumber : valleyofthesuns.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Meek Mill Tuduh Nike Curi Ide Kolaborasi Dreams and Nightmares dengan LeBron.

Meek Mill menuduh Nike telah mencuri ide kolaborasi "Dreams and Nightmares" yang...

Nuggets bisa belajar dari Knicks saat formula lama mulai usang.

Nuggets dapat mengambil pelajaran dari Knicks tentang inovasi strategi, karena formula lama...

Lakers sadar mereka salah pilih pusat Blazers sejak awal.

Lakers menyadari kesalahan mereka dalam memilih pusat dari Blazers, menyusul performa yang...

Popovich tegur Spurs setelah kekalahan di Game 3 dari Thunder.

Popovich mengekspresikan kekecewaannya setelah Spurs kalah dari Thunder di Game 3, menegur...