Draymond Green Klarifikasi Komentar soal Charles Barkley
Draymond Green berusaha mengatasi reaksi negatif yang muncul setelah komentar terbarunya mengenai Charles Barkley. Dalam podcast The Draymond Green Show, forward Golden State Warriors ini menyatakan bahwa pernyataannya tidak dimaksudkan untuk merendahkan karir dan legasi Barkley di Houston Rockets.
Penjelasan Draymond Green
“Apa yang saya maksudkan adalah, hal yang Charles Barkley kritik dalam kariernya adalah dua tahun terakhir di Houston Rockets. Saya hanya ingin mendapatkan uang gratis. Itu yang dia katakan. Orang-orang menginterpretasikan seolah saya berpikir saya lebih baik dari Chuck. Saya melihat itu menarik karena ini menunjukkan seberapa besar orang-orang ingin melihat saya gagal,” jelas Green.
Green juga membagikan pengalaman pribadinya setelah komentar itu. “Ibu saya terus menelepon. Kami sedang nongkrong di pub dan dia bertanya, ‘Apakah kamu dan Charles ada masalah?’ Saya bilang, tidak. Dia bilang, ‘Orang-orang membaca di Twitter.’ Saya katakan kepada ibu, ‘Mama, jangan percaya Twitter. Mereka tidak tahu apa-apa.’”
Green menegaskan bahwa tidak ada maksud untuk menghina. “Jika ini dianggap sebagai penghinaan publik, saya minta maaf. Itu bukan niat saya,” tutur Green.
Konteks Komentar
Situasi ini berawal ketika Barkley menyatakan bahwa dinasti Warriors telah berakhir dan mempertanyakan apakah Golden State bisa bersaing untuk meraih gelar juara lagi. Green menanggapi dengan bercanda, mengatakan bahwa dia tidak ingin terlihat seperti Barkley pada tahun-tahun terakhirnya di Rockets.
Komentar ini langsung mendapatkan sorotan luas, dengan banyak penggemar dan analis menganggap Green merendahkan karir Barkley. Green mengaku terkejut dengan cepatnya narasi ini berkembang. Permintaan maafnya muncul setelah banyak suara dari NBA yang memberikan kritik terhadapnya dalam seminggu terakhir.
Reaksi dari Pengamat NBA
Banyak yang mengkritik Green, termasuk Dan Patrick yang mengatakan, “Tahun buruk Charles Barkley akan menjadi tahun terbaikmu.” Sementara itu, Austin Rivers menyebut Green berbicara terlalu bebas tentang pemain lain meskipun dia beruntung bermain dalam sistem Warriors yang sempurna bersama Stephen Curry dan Klay Thompson. Bahkan, Ernie Johnson, pembawa acara Inside The NBA, juga mengolok-olok Green di televisi langsung mengenai statistiknya dalam playoff.
Statistik Perbandingan
Komentar awal Green juga kurang tepat secara statistik saat membahas tahun-tahun Barkley di Rockets. Selama empat musim di Houston, Barkley masih mampu mencetak rata-rata 16.5 poin, 12.2 rebound, dan 3.9 assist dengan persentase tembakan 48.2%, meskipun sudah melewati masa prime-nya.
Sementara itu, statistik karir playoff Green menunjukkan bahwa kontribusinya lebih banyak berasal dari pertahanan dan playmaking ketimbang mencetak poin, dengan rata-rata 8.7 poin, 6.8 rebound, 5.6 assist, 1.3 steal, dan 1.0 blok, serta membantu Warriors meraih empat gelar juara.
Dampak Terhadap Tim dan Pemain
Green merasa penting untuk mengklarifikasi situasi ini sebelum semakin meluas. Meskipun perseteruan dengan Barkley berhasil menarik perhatian, pernyataan terbarunya menunjukkan bahwa tidak ada permusuhan yang nyata di balik pertukaran tersebut. Ini penting bagi tim dan penggemar Warriors, agar fokus tetap pada persaingan di lapangan dan membangun reputasi yang baik di luar kontroversi.
(BA/GN)
sumber : fadeawayworld.net
Leave a comment