James Harden Dihadapkan pada Tuduhan Senjata Ilegal
Pemain bintang Cleveland Cavaliers, James Harden, sedang menghadapi tuduhan pelanggaran hukum terkait kepemilikan senjata ilegal setelah ditangkap oleh polisi di Houston pada dini hari Sabtu lalu. Informasi ini berdasarkan dokumen dari Kantor Kejaksaan Wilayah Harris County, Texas.
Detail Penangkapan
Harden, yang berusia 36 tahun, ditangkap pada pukul 03:41 ET dan dibukukan di Penjara Harris County pada pukul 04:57 ET. Dia telah dibebaskan dengan jaminan dan dijadwalkan untuk hadir di persidangan pada 22 Juni. Menurut dokumen pengadilan, syarat jaminan Harden melarangnya untuk memiliki senjata api, amunisi, atau senjata lain. Selain itu, ia wajib menjalani uji urine acak dan dilarang mengonsumsi alkohol, obat-obatan terlarang, atau ganja kecuali atas resep dokter.
Pernyataan dari Cavaliers
Tim Cavaliers mengeluarkan pernyataan bahwa mereka telah mengetahui penangkapan tersebut dan sedang dalam proses mengumpulkan informasi lebih lanjut. “Kami sedang berhubungan dengan James dan perwakilannya dan akan terus memantau perkembangan yang ada,” bunyi pernyataan tersebut.
Masalah Hukum Sebelumnya
Sebelum penangkapan ini, Harden juga pernah menjadi subyek penyelidikan polisi serta beberapa tuntutan hukum sipil, termasuk satu kasus yang masih berlangsung. Dalam kasus sipil yang belum selesai, seorang wanita menggugat Harden dan pihak lain pada Juni 2025, mengklaim bahwa dia telah diserang secara seksual oleh keponakan Harden saat tidak sadar di sebuah pesta Tahun Baru di rumah Harden di Houston.
Pada tahun 2018, polisi menyelidiki dugaan bahwa Harden mengambil telepon seluler seorang wanita dan merusaknya di luar sebuah klub malam di Scottsdale, Arizona. Namun, Harden tidak dikenakan tuduhan setelah kasus tersebut diserahkan kepada jaksa, dan penyelidikan selesai. Selain itu, Moses Malone Jr., putra Hall of Famer, mengklaim bahwa Harden berperan dalam mengatur serangan terhadapnya di luar klub malam di Houston setelah perselisihan di media sosial pada tahun 2017. Namun, beberapa pengadilan menemukan bukti yang tidak cukup untuk mendukung klaim tersebut, sehingga gugatan tersebut berakhir.
Penyelesaian Kasus Sebelumnya
Kasus sipil terhadap Harden dari tahun 2013 diselesaikan setelah seorang penggemar Lakers mengklaim bahwa MVP 2018 itu memukulnya di luar sebuah klub malam di West Hollywood setelah penggemar tersebut menyebut Kobe Bryant sebagai pemain yang lebih baik. Harden juga terlibat dalam insiden dengan seorang fotografer di klub malam di Hollywood, di mana fotografer tersebut menggugat atas tuduhan penyerangan, baterai, dan kelalaian. Kasus ini dibawa ke pengadilan, tetapi juri memutuskan bahwa Harden tidak bertanggung jawab.
Karisma di NBA
Harden dipilih oleh Oklahoma City Thunder dari Arizona State dengan pick ketiga pada NBA Draft 2009. Setelah tiga musim, termasuk kampanye Sixth Man of the Year pada 2011-12, ia diperdagangkan ke Houston Rockets dan dinyatakan sebagai MVP pada tahun 2018 setelah rata-rata mencetak 30,4 poin, 8,8 assist, dan 5,4 rebound per pertandingan. Cavaliers mendapatkan Harden dari LA Clippers pada batas waktu perdagangan bulan Februari. Sebelum itu, ia juga telah memperkuat Brooklyn Nets dan Philadelphia 76ers.
Berkembangnya situasi ini dapat mempengaruhi performa Harden dan timnya dalam sisa kompetisi, mengingat statusnya sebagai pemain kunci dalam roster Cavaliers.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment