Jeanie Buss Bicara Soal Perseteruan dengan LeBron James
CEO Los Angeles Lakers, Jeanie Buss, akhirnya angkat bicara mengenai kabar seputar ‘perseteruan pahit’ antara dirinya dan legenda NBA, LeBron James.
Baru-baru ini, muncul laporan mengejutkan yang menyebutkan bahwa Buss merasa frustrasi dengan ‘ego dan sikap’ James sejak bergabung dengan tim ini. Laporan tersebut juga menyatakan bahwa keputusan Lakers untuk memilih Bronny James dalam NBA Draft 2024 menjadi salah satu sumber ketidakpuasan Buss.
Pernyataan Jeanie Buss
Beberapa jam setelah berita itu beredar, Buss merilis pernyataan yang menanggapi tuduhan tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “Sungguh tidak adil mengaitkan LeBron dengan drama keluarga saya, mengingat semua hal hebat yang telah dia lakukan untuk Lakers. Menyatakan bahwa itu tidak dihargai adalah sebuah kebohongan dan sangat tidak adil baginya.”
Frustrasi yang Dirasakan Buss
Menurut laporan dari ESPN, Buss ‘secara pribadi mengeluh’ tentang ‘ego besar’ James dan ‘kendali terbuka’ yang ia, bersama agen Rich Paul dan Klutch Sports, tunjukkan terhadap organisasi. Bahkan, Buss pernah mempertimbangkan untuk menukar James dengan Los Angeles Clippers pada tahun 2022 setelah jarak antara pemilik dan bintang tim itu semakin meluas.
Pada tahun 2021, Lakers melakukan perdagangan untuk mendapatkan Russell Westbrook, yang kabarnya berusaha untuk ‘menyenangkan’ James. Namun, perdagangan tersebut tidak membuahkan hasil, dan Buss merasakan kekecewaan terkait ‘kurangnya tanggung jawab’ yang ditunjukkan James.
Hubungan James dan Bronny
Sementara itu, LeBron James berhasil merekrut putranya, Bronny, ke Lakers, menjadikannya sebagai ayah-anak pertama yang bermain bersama di NBA. Buss merasa bahwa James seharusnya bersyukur atas kesempatan ini, namun ia merasa bahwa James tidak menghargainya.
Setelah itu, LeBron menegosiasikan kontrak baru dengan Lakers, di mana Buss merasa ‘terpaksa’ menerima keputusan tersebut meskipun ia menyadari bahwa tim akan terkena dampak publik yang besar jika tidak melakukannya.
Akar Permasalahan
Akar dari ketegangan ini tampaknya berawal dari kedatangan James pada tahun 2018, di mana Buss tidak senang jika publik melihat James lebih memilih Lakers, alih-alih tim yang berusaha untuk mendapatkannya.
Drama Keluarga Lakers
Drama keluarga yang disebutkan Buss juga terkait dengan sengketa yang muncul di akhir tahun lalu. Pada bulan Juni, Lakers dijual oleh anak-anak mantan pemilik tim, Dr. Jerry Buss, kepada kelompok baru yang dipimpin oleh pemilik Los Angeles Dodgers, Mark Walter, senilai $10 miliar. Akibatnya, saudara-saudara Buss, Joey dan Jesse, dipecat dari posisi pencari bakat mereka, sementara Jeanie yang telah menjabat sebagai presiden tim tetap bertahan.
Dalam sebuah wawancara, Jesse mengungkapkan kekecewaannya terhadap saudarinya dan mengaku belum berbicara dengan Jeanie selama ‘lima bulan’. Ia merasa diperlakukan seolah-olah menjadi lawan, padahal niatnya hanyalah untuk kesuksesan tim.
Kisah ini menunjukkan kompleksitas hubungan antara Buss dan James, yang berpengaruh pada dinamika tim Lakers ke depannya.
(BA/GN)
sumber : www.dailymail.co.uk
Leave a comment