Josh Giddey Ciptakan Rekor Tapi Bulls Terpuruk di Peringkat
Josh Giddey terus mencetak rekor di NBA, namun sayangnya ia belum bisa membantu tim Chicago Bulls meraih kemenangan yang cukup untuk masuk ke playoff. Pemain guard asal Australia berusia 23 tahun ini, yang telah mencatat enam triple-doubles dan 24 double-doubles musim ini, mencetak rekor assist pribadi saat bertanding melawan Cleveland.
Dalam pertandingan tersebut, Giddey mengumpulkan sembilan poin, enam rebound, 19 assist, satu steal, dan dua blok. Meski demikian, Cavaliers berhasil mempertahankan keunggulan dan memenangkan pertandingan dengan skor 115-110 setelah Bulls gagal melakukan comeback dari defisit 29 poin di kuarter ketiga.
Rekor Baru untuk Giddey
Giddey’s 19 assist merupakan yang terbanyak dalam satu pertandingan NBA oleh seorang pemain Australia, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Ben Simmons dengan 17 assist. Ini juga menjadi catatan assist terbanyak oleh pemain Bulls sejak Ennis Whatley mencetak 21 assist melawan Warriors pada Februari 1985.
Performa Musim yang Terbatas
Musim ini, Giddey telah tampil dalam 47 pertandingan yang produktif meski sering terganggu cedera, dengan rerata 17,7 poin, 8,8 assist, dan 8,4 rebound per pertandingan. Namun, Bulls kini berada di peringkat 12 dengan catatan 28-41, kalah enam dari sepuluh pertandingan terakhir mereka.
Tim Chicago kini tertinggal delapan kemenangan dari Charlotte yang menduduki posisi play-in akhir, dengan hanya 12 pertandingan tersisa di musim reguler.
Statistik Pertandingan
James Harden menjadi pencetak angka terbanyak di United Center dengan 36 poin, sementara Evan Mobley mencatatkan 26 poin dan 14 rebound untuk Cavaliers yang kini berada di peringkat keempat Wilayah Timur dengan 43-27.
Luka Dončić Cemerlang, Lakers Terus Menang
Di Miami, Luka Dončić mencetak 60 poin dan LeBron James menyumbang triple-double saat Los Angeles Lakers melanjutkan rekor kemenangan terpanjang mereka menjadi delapan pertandingan dengan kemenangan 134-126 atas Miami.
Pencapaian 60 poin ini adalah yang terbesar kedua bagi Dončić dalam kariernya, setelah mencetak 73 poin melawan Atlanta pada tahun 2024. Dengan penampilan gemilang ini, Dončić yang merupakan pemimpin pencetak poin NBA telah mencetak setidaknya 30 poin dalam delapan pertandingan berturut-turut, sementara James menambah 19 poin, 15 rebound, dan 10 assist dalam laga tersebut.
“Dia tidak mencoba memaksakan untuk mencapai 60 poin,” kata James. “Semuanya mengalir dengan baik. Setelah dia panas di kuarter ketiga, dia terus melanjutkannya dan membuat beberapa permainan hebat untuk kami di kuarter keempat.”
Kemenangan Penting bagi Spurs
Sementara itu, San Antonio yang menempati posisi kedua di Wilayah Barat harus berjuang keras melawan Phoenix yang berada di posisi ketujuh. Victor Wembanyama mencetak jumper menengah yang menentukan kemenangan 101-100 dan memastikan Spurs mencapai playoff setelah enam musim ketiadaan. Wembanyama menyumbang 34 poin dan 12 rebound, sementara Collin Gillespie menjadi pencetak angka terbanyak untuk Suns dengan 24 poin.
Kondisi ini menunjukkan persaingan yang ketat di NBA, di mana beberapa tim berjuang untuk merebut tempat di playoff menjelang akhir musim reguler. Ini menjadi perhatian khusus bagi tim-tim yang berada di zona tengah klasemen saat mereka berupaya menembus posisi playoff.
(BA/GN)
sumber : www.abc.net.au
Leave a comment