Pertimbangan Kembalinya Marcus Smart ke Los Angeles Lakers
Musim 2025-26 memberikan banyak hal positif bagi Marcus Smart, di mana ia menunjukkan kembali nilai sebagai pemain bertahan yang dapat diandalkan. Di akhir musim reguler dan memasuki playoff, Smart tampil sebagai seorang defender yang mampu mengubah permainan.
Swift yang Berpengalaman dan Ingin Melangkah Lebih Jauh
Di usia 32 tahun, Smart merupakan mantan Pemain Bertahan Terbaik (Defensive Player of the Year). Meskipun belum sepenuhnya menampilkan performa terbaiknya seperti di masa lalu, penampilan Smart tahun ini menarik perhatian banyak kalangan. Ia diperkirakan akan melepas opsi pemain senilai $5,4 juta yang dimilikinya musim panas ini dan mencari kesepakatan yang lebih menguntungkan.
Keberlanjutan Keberadaan Smart di Lakers
Kemungkinan kembalinya Smart ke Lakers terancam oleh keputusannya untuk melepas opsi tersebut. Meskipun Lakers berkeinginan untuk mempertahankan Smart karena nilai pertahanannya yang masih kuat serta kepemimpinan yang rendah hati, mereka juga menghadapi banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi tanpa cukup ruang gaji.
Arah Finansial dan Adu Strategi
Situasi finansial Smart di Lakers sangat bergantung pada keputusan LeBron James dan Rui Hachimura. Jika Lakers memutuskan untuk mempertahankan keduanya, mereka pasti akan melampaui batas gaji, yang mengharuskan mereka menggunakan pengecualian menengah (midlevel exception) untuk Smart jika ingin menjalin kembali kerjasama. Namun, jika mereka tetap dalam batas gaji, mengontrak kembali Smart akan berarti menyerap gaji yang mungkin berkisar antara $10 juta hingga $15 juta per musim.
Peran Smart di Tim
Pertanyaan yang muncul tidak hanya terkait keuangan, namun juga peran yang mungkin akan diemban Smart pada musim 2026-27 jika kembali ke Lakers. Ada dua peran berbeda yang bisa diambilnya, dan keduanya memiliki implikasi yang signifikan.
Peran Sebagai Starter: Tanda Kurangnya Perbaikan?
Sam Vecenie, seorang analis NBA, menyebutkan dalam podcastnya bahwa Smart menunjukkan penampilan layaknya pemain starter NBA di akhir musim 2025-26. Namun, rekan dalam podcast tersebut, Bryce Simon, mempertanyakan jika Smart menjadi starter di Lakers pada musim mendatang, itu berarti Lakers belum melakukan perbaikan signifikan pada kedalaman susunan tim. Simon menyarankan bahwa akan lebih baik jika Smart dipertahankan sebagai pemain cadangan.
Jika Smart benar-benar kembali sebagai starter dan Lakers puas dengan ini, akan ada risiko rugi bagi tim. Namun, jika mereka bisa mempertahankan Smart dan sekaligus mendapatkan pemain sayap hebat untuk bergabung dengan LeBron, Luka Doncic, dan Austin Reaves, Lakers akan berada dalam posisi yang lebih baik.
Harapan Penggemar Lakers
Para penggemar Lakers berharap bahwa musim cemerlang Smart tidak membuat Rob Pelinka dan jajaran manajemen berpikir bahwa tim sudah cukup memiliki Smart sebagai pemain level starter pada 2026-27. Pendekatan seperti itu akan menjadi sinyal bahwa target yang ditetapkan untuk bersaing dengan tim-tim terbaik di Wilayah Barat belum tercapai.
(BA/GN)
sumber : lakeshowlife.com
Leave a comment