Jaylen Brown Mengguncang Musim NBA, Tapi Tidak Masuk Tim All-NBA Pertama
Musim 2025-26 Boston Celtics berakhir dengan cepat, namun banyak yang terkejut dengan pencapaian tim ini. Dengan kehilangan Jayson Tatum akibat cedera Achilles, perdagangan Jrue Holiday dan Kristaps Porzingis, serta hilangnya Al Horford dan Luke Kornet ke agen bebas, banyak orang menyangka bahwa tahun ini merupakan tahun transisi bagi Boston.
Namun, superstar lainnya, Jaylen Brown, membuktikan sebaliknya. Ia membawa timnya meraih posisi kedua di klasemen. Upayanya yang luar biasa diacungi jempol dengan penunjukkan sebagai anggota tim All-NBA kedua.
Penampilan Gemilang Brown Musim Ini
Brown tampil sebagai pencetak poin terbanyak Celtics, dengan rata-rata 28,7 poin, 6,9 rebound, 5,1 assist, dan satu steal dalam 34,4 menit per pertandingan. Meskipun Tatum kembali, Brown tetap menjadi pilihan utama dalam serangan. Ia adalah pilar yang mengangkat posisi timnya sebelum Tatum kembali, yang kemudian hanya memperkuat posisinya.
Namun, terlepas dari segala usaha tersebut, pemilih tampaknya tidak menganggap Brown cukup layak untuk masuk tim All-NBA pertama.
Pemain Lain di Atas Brown Dipertanyakan
Pemain yang masuk tim All-NBA pertama adalah Shai Gilgeous-Alexander, Nikola Jokic, Victor Wembanyama, Luka Doncic, dan Cade Cunningham. Nama-nama pertama masuk akal, mereka adalah tiga pemain terbaik di liga saat ini. Namun, pemilihan Doncic dan Cunningham menjadi sorotan. Keduanya memanfaatkan kelonggaran aturan 65 pertandingan yang diperoleh mereka karena situasi tertentu.
Kritik Muncul dari Banyak Pihak
Sejumlah kritikus juga mengekspresikan ketidakpuasan dengan hasil ini. Skip Bayless mengkritik NBA karena memberikan posisi pertama kepada Doncic ketimbang Brown, menyebutkan bahwa Brown memberikan kontribusi lebih bagi timnya di kedua sisi lapangan.
Terlebih, Brown dan Doncic adalah satu-satunya pemain yang rata-rata mencetak setidaknya 28 poin, 6 rebound, dan 5 assist musim ini, menambah keraguan mengenai penunjukkan Cunningham.
Pada akhirnya, tidak banyak yang bisa dilakukan Brown. Jika pemilih merasa ia tidak layak masuk tim pertama, penghargaan tersebut tidak akan didapatnya. Namun, penggemar akan selalu mengingat sumbangsihnya untuk Boston musim ini, dan diharapkan itu cukup berarti bagi dirinya.
Dampak dan Kontroversi
Keputusan pemilih ini bisa berimplikasi pada karier Brown di masa depan, termasuk potensi kontrak dan tempatnya di liga. Dengan berbagai kritik yang muncul, perhatian tertuju pada bagaimana Celtics akan melanjutkan ke depannya, serta langkah mereka dalam mempertahankan pemain bintang seperti Brown.
(BA/GN)
sumber : www.sportingnews.com
Leave a comment