Penurunan Performa Tembakan Tiga Angka Jokic Setelah Cedera
Setelah mengalami cedera, performa tembakan tiga angka Nikola Jokic mengalami penurunan yang cukup signifikan, dan ini berdampak besar bagi Denver Nuggets. Sepanjang karirnya, Jokic memiliki persentase tembakan tiga angka di atas 36%, dan pada musim ini, ia mencatatkan angka di atas 38% dengan volume tembakan kedua tertinggi dalam karirnya. Namun, angka tersebut tidak menggambarkan keseluruhan cerita.
Pentingnya Tembakan Tiga Angka
Dua musim lalu, Jokic menjadikan tembakan tiga angka sebagai fokus utama dalam pelatihannya setelah terdesak oleh Minnesota Timberwolves di playoff. Musim lalu, ia tampil impresif dengan catatan karir terbaik 41,7% dari 4,7 upaya per game, yang membantu ia menampilkan salah satu musim ofensif terbaik dalam sejarah NBA.
Jokic dan Cedera yang Menghantui
Meskipun Nuggets tidak meraih gelar juara, mereka menunjukkan kemampuan luar biasa bisa bertahan hingga tujuh pertandingan melawan Oklahoma City Thunder meski dengan keterbatasan kedalaman tim dan cedera di beberapa pemain kunci. Musim ini, tren yang sama terlihat dengan Jokic yang menunjukkan performa baik meski banyak pemain mengalami cedera. Namun, yang menjadi masalah, Jokic harus absen hampir sepanjang bulan Januari karena cedera lutut, dan setelah itu segalanya tak lagi sama.
Statistik Tembakan Jokic
Selama November dan Desember, Jokic memainkan 27 pertandingan dan mencetak 62 dari 133 percobaan tiga angka dengan persentase fantastis 46,6%. Sayangnya, setelah absen sebulan karena cedera lutut, ia hanya mencetak 40 dari 138 percobaan pada bulan Februari, Maret, dan April, dengan persentase menurun menjadi 28,9% dalam tiga bulan terakhir musim ini.
Masalah di Babak Playoff
Masalah semakin mendalam ketika playoff dimulai, terutama saat melawan Timberwolves yang dikenal sebagai tim yang awalnya memaksa Jokic untuk beradaptasi. Dalam kekalahan Nuggets di babak pertama yang berlangsung enam pertandingan, Jokic melepaskan 36 tembakan tiga angka namun hanya berhasil memasukkan 7, atau sekitar 19,4%, yang jelas sangat mengecewakan.
Kebutuhan Akan Tembakan Tiga Angka Jokic
Di tengah playoff saat ini, pentingnya kemampuan Jokic dalam menembak tiga angka semakin terasa. Tim-tim lawan seperti New York Knicks yang dipimpin Karl-Anthony Towns mampu mengontrol permainan dengan menarik pemain raksasa lawan keluar dari area cat. Semakin sedikit Jokic memanfaatkan kesempatan tembakan tiga angka, semakin banyak pertahanan lawan yang akan berani mengabaikannya, sehingga mempersulit akses ke area cat.
Harapan untuk Kembalinya Jokic
Kami tidak mengharapkan Jokic menjadi seperti Steph Curry, tetapi dia perlu kembali ke performa tembakannya seperti sebelum cedera. Dengan offseason yang penuh, diharapkan ia bisa memulihkan kondisi lututnya, menghilangkan masalah lainnya, dan kembali menjadi big man dengan kemampuan tembakan yang elit. Jika tidak, perjalanan Nuggets di playoff ke depannya bisa semakin berat, terutama saat tim lawan terus mengeksplorasi kelemahan.
Statistik Tembakan Tiga Angka Jokic di Playoff
Selama perjalanan Nuggets meraih gelar pada tahun 2023, Jokic mencatatkan 3,8 tembakan tiga angka per pertandingan. Angka tersebut terus meningkat dalam playoff berikutnya, mencapai 4,4 di tahun 2024, 5,1 musim lalu, dan kini menjadi 6,0 di tahun ini. Mengingat seberapa sulitnya mendapatkan peluang tembakan yang baik di postseason, kondisi ini tampaknya tidak akan berubah dalam waktu dekat. Jokic perlu memanfaatkan peluang tersebut, atau kita mungkin akan melihat lebih banyak kekalahan mengecewakan seperti yang terjadi melawan Timberwolves.
(BA/GN)
sumber : nugglove.com
Leave a comment