Kritik Pedas untuk Victor Wembanyama Pasca Kekalahan di Final NBA
Kendrick Perkins, mantan pemain NBA dan analis ESPN, tak ragu memberikan kritik tajam kepada Victor Wembanyama terkait performanya dalam kekalahan Spurs di Final NBA melawan Knicks. Dalam acara di Yahoo Sports, Perkins menyebutkan bahwa Wembanyama “lembek” dan “takut” di momen-momen besar pertandingan.
“Wemby memang banyak bicara dalam wawancara, tetapi tidak menunjukkan aksi yang nyata,” ujar Perkins. “Setelah Game 1 dan Game 2, mereka mulai menyembunyikan Wemby agar tidak perlu menghadapi Karl-Anthony Towns, yang adalah Pemain Bertahan Terbaik Tahun Ini. Jika kamu setinggi 7 kaki 5 inci, seharusnya kamu bisa jadi pemain paling dominan hanya dengan mengandalkan keunggulanmu sebagai big man.”
Analisis Pembinaan
Perkins menambahkan bahwa jika dia berada di ruang ganti, hal pertama yang dia lakukan adalah mendorong Wembanyama untuk menerima posisinya sebagai pemain besar dengan keterampilan guard. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan permainan ofensifnya yang dinilai masih perlu banyak perbaikan.
Kritik Tambahan dari Ahli Lain
Bukan hanya Perkins yang menyuarakan kritik tersebut. Kevin O’Connor dari Yahoo Sports juga mengungkapkan pandangannya bahwa Wembanyama terlihat terpapar dalam permainan ofensifnya selama Final. Dia menyebutkan:
“Keterbatasan dalam menciptakan peluang tembakan dan kurangnya kekuatan menunjukkan seberapa jauh Wemby masih harus berkembang, terutama di sisi ofensif. Dia tidak memiliki move andalan atau lokasi favorit di lapangan untuk melakukan serangan.”
Statistik Wembanyama di Final
Wembanyama, yang terpilih sebagai pemain ketiga dalam voting MVP musim ini, berhasil mencetak rata-rata 26 poin per pertandingan di Final. Namun, persentase tembakannya hanya 42% dari lapangan dan sekitar 27% dari luar garis tiga angka. Performanya menurun drastis dalam dua pertandingan terakhir, termasuk 9 dari 25 tembakan dalam kekalahan historis Game 4 dan 7 dari 19 di Game 5.
Dampak Untuk Masa Depan
Kekalahan ini tentunya memberikan pelajaran berharga bagi Wembanyama dan Spurs. Untuk bisa beranjak dari pengalaman pahit ini, Wembanyama perlu meningkatkan performa dan keberaniannya dalam menghadapi momen-momen krusial di pertandingan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam menyongsong musim depan.
(BA/GN)
sumber : nypost.com
Leave a comment