Detroit Pistons Hadapi Krisis Setelah Tiga Kekalahan Beruntun
Detroit Pistons baru-baru ini mencatat tiga kekalahan beruntun dalam regular season, yang merupakan yang pertama kalinya terjadi musim ini. Kekalahan mengecewakan dari Miami Heat pada malam Minggu lalu membuat Pistons harus menerima kekalahan keempat secara berturut-turut.
Apakah Saatnya Khawatir?
Pertanyaan pertama yang muncul di benak para penggemar Pistons adalah, “Apakah ini saatnya untuk panik?” Jawabannya adalah tidak. Pistons tetap berada di peringkat kedua di seluruh NBA dalam persentase kemenangan dan catatan kemenangan-kekalahan. Mereka masih dalam jalur untuk mengamankan posisi unggulan nomor satu dan keuntungan bermain di kandang sepanjang postseason. Tim Pistons saat ini telah menunjukkan kemampuan yang cukup besar untuk meraih kemenangan di postseason.
Kehilangan Ausar Thompson
Kehilangan forward Ausar Thompson dirasakan cukup signifikan. Thompson biasanya dipercaya mengawal pemain perimeter terbaik lawan. Walaupun ada beberapa pemain kompeten yang dapat mengambil alih perannya, Thompson terbukti sebagai petahan perimeter paling serbaguna di tim. Meskipun begitu, ketidakhadirannya bukanlah satu-satunya faktor penyebab kekalahan ini, dan situasi ini lebih berkaitan dengan keberhasilan mereka di playoff dibandingkan dengan posisi mereka di regular season saat ini.
Kekuatan Pengalaman Tim
Pelatih Kepala Pistons, JB Bickerstaff, berbicara kepada media setelah kekalahan besar melawan Miami Heat. Ia percaya bahwa rentetan kekalahan ini bisa membawa dampak positif bagi tim.
“Saya memberi banyak pujian kepada para pemain atas pencapaian kami saat ini. Ini adalah kali pertama kami benar-benar mengalami sedikit kendala tahun ini. Dan ini baik untuk kami. Adversitas akan membuat kami lebih solid…Kami akan baik-baik saja,” ungkap Bickerstaff.
JB Bickerstaff
Menuju Playoff
Pistons memiliki personel dan pengalaman yang cukup untuk sukses jauh di playoffs tahun ini. Mengalami rentetan kekalahan mendekati playoff justru akan menjaga pelajaran dan kenangan dari kekalahan tersebut tetap segar dalam pikiran mereka saat berjuang meraih posisi unggulan nomor satu.
Fokus Terhadap Pertandingan Selanjutnya
Dalam konferensi pers, Bickerstaff menyatakan bahwa ia tidak khawatir tentang Boston Celtics, yang tertinggal 2,5 pertandingan di belakang Pistons. Meski Celtics baru saja mendapatkan kembali superstar mereka, Jayson Tatum, Bickerstaff menekankan bahwa fokus timnya adalah pada peningkatan internal.
“Kekhawatiran terbesar kami adalah memastikan bahwa kami melakukan apa yang perlu dilakukan untuk tampil sebaik mungkin. Kami masih punya cukup waktu untuk memperbaikinya dan kami akan melakukannya.”
JB Bickerstaff
Awasi Tim Lain
Bickerstaff tidak meremehkan Celtics, hanya saja ia menegaskan fokus tim Pistons. Mereka memiliki memori yang baik dan disiplin yang kuat, serta sudah menargetkan gelar Larry O’Brien sejak awal musim. Pistons berhasil mengalahkan Celtics dalam tiga dari empat pertemuan musim ini, dan mereka tidak akan bertemu lagi dalam sisa regular season ini.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment