Home Basket NBA Knicks belajar, menghadapi James Harden adalah harapan terbaik di playoff.
NBA

Knicks belajar, menghadapi James Harden adalah harapan terbaik di playoff.

Share
Share

Harden Tereliminasi, Apa Artinya bagi Legenda Basket Ini?

Sebelum kita melanjutkan, ada satu hal yang perlu diperjelas. Saat ini, saya tidak ingin membahas Final Konferensi Barat. Pertarungan antara OKC dan San Antonio bisa ditunggu. Ya, saya tahu ini adalah matchup terbaik di NBA, dua franchise yang dipengaruhi oleh dinasti Warriors, bertanding untuk tiket ke Final. Namun, saat ini saya lebih fokus pada peristiwa yang lebih penting.

James Harden, seorang pemain yang mantan manajernya pernah mengatakan bahwa dia lebih baik dari Michael Jordan dalam hal mencetak angka, baru saja melihat timnya dihapus dari playoff oleh New York Knicks. Dalam Game 4 yang berujung pada eliminasi, dia hanya mencetak 2 dari 8 tembakan dan timnya kalah dengan selisih 37 poin di kandang sendiri. Usai pertandingan, dia menyatakan kepada wartawan bahwa dia percaya timnya lebih baik daripada Cleveland, menyusul kekalahan telak yang mereka alami.

James Harden setelah disapu bersih oleh Knicks: “Saya benar-benar merasa bahwa kami adalah tim yang lebih baik.”

Pujian untuk James Harden

Ini bukan sekadar kritik. Ini adalah artikel untuk mengapresiasi legenda James Harden. Kita harus menghormati apa yang telah dia capai sebelum membahas kekurangan yang ada.

Apakah James Harden adalah juara NBA? Tentu saja tidak. Namun, mari kita bicarakan apa yang dia wakili: sebuah “jimat” playoff yang menguntungkan bagi tim lawan. Ingat, pada 2012, Oklahoma City memiliki kombinasi yang sangat menakutkan dengan Kevin Durant, Russell Westbrook, dan Harden yang saat itu tampil layaknya seorang superstar muda. Mereka berhasil mencapai Final NBA, meskipun akhirnya kalah dari Miami Heat.

Setelah itu, Harden ditransfer ke Houston karena tim tidak ingin membayar gajinya. Ini mengejutkan banyak pihak dan hanya membutuhkan waktu satu dekade bagi OKC untuk kembali ke Final NBA.

Baca juga:  Rich Paul bantah rumor Lakers tanpa LeBron, tetap optimis!

Harden di Houston

Setibanya di Houston, Harden langsung menjadi salah satu pemain ofensif paling tak terhentikan dalam sejarah NBA. Pada satu titik, banyak yang berdiskusi siapa yang lebih baik antara dia dan Steph Curry. Namun, pada 2017, Spurs menghancurkan semua harapan tersebut dengan membuat Harden tampil buruk dalam Game 6 saat Rockets tersingkir di kandang.

Houston membangun kembali tim di sekelilingnya. Versi Harden pada musim 2017-18 sangat mengesankan, seiring dia meraih gelar MVP. Meskipun mendekati gelar, timnya gagal setelah kehilangan 27 tembakan tiga angka secara berturut-turut melawan Warriors.

Pergeseran Karier dan Penampilan Terakhir

Harden kemudian berpindah ke Brooklyn, Philadelphia, dan terakhir ke Clippers. Meskipun sudah semakin tua, kemampuannya masih membuat banyak manajer percaya bahwa dia bisa menjadi kunci untuk meraih kejuaraan.

Kemudian Cleveland memanggilnya, dan banyak yang berharap dia bisa memberikan dampak. Namun, Cleveland mengalami nasib buruk ketika disapu bersih oleh Knicks dalam playoff dengan penampilan yang buruk dari Harden.

Tim yang dipimpin oleh Donovan Mitchell berusaha membela Harden setelah kekalahan tersebut, membandingkan dia dengan Michael Jordan dan Stephen Curry, menegaskan bahwa Harden telah mengubah permainan basket. Namun, tanpa hasil, semua itu mungkin tidak berarti banyak bagi penggemar.

“Dia telah mengubah permainan basket dengan cara yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Kita hidup di kultur yang mendominasi cincin, sehingga kita cenderung melupakan seorang pemain yang telah melampaui batas.” – Donovan Mitchell

Kompetisi di NBA

Pelajaran penting yang dipelajari oleh setiap tim yang ingin bersaing adalah bahwa tim-tim seperti Golden State tidak hanya berhasil mengalahkan Harden; mereka berhasil mencederai harapan juara timnya. Dengan persiapan yang matang, mereka menjadikan Harden sebagai tolok ukur untuk mengukur tim-tim pesaing.

Baca juga:  Cadangan OKC tampil fisik, tumbangkan Spurs dalam kemenangan yang ditunggu.

Warriors menjadi tim yang belajar mengatasi Harden dan menjadikannya penghalang yang harus dilalui. Setiap tim serius yang menghampiri babak playoff dan melihat Harden sebagai lawan, itu bukan pertanda bahaya, melainkan lampu hijau untuk melaju ke babak berikutnya.

Knicks telah menunjukkan hal ini dalam pertemuan terpayah mereka dengan Harden. Keberhasilan berulang Golden State dalam mengatasi Harden adalah bagian dari apa yang membangun dinasti mereka.

Dengan cerita ini, perjalanan Harden di NBA terus berlanjut, tetapi tantangan yang dihadapi di setiap playoffs akan selalu menjadi bagian dari warisannya.

(BA/GN)
sumber : dubnationhq.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Analisis NBA: Knicks Dikatakan Mirip Lawan Red Sox di World Series!

Dalam analisis terkini, Knicks dianggap mirip dengan lawan Red Sox di World...

Lillard: “Curry Bukan Satu-satunya Raja Tembakan!”

Damian Lillard menyatakan bahwa Stephen Curry bukanlah satu-satunya raja tembakan di NBA,...

Miami Heat Didorong Tambah Kyrie Irving Lewat Trading Musim Panas Ini!

Miami Heat berupaya mendatangkan Kyrie Irving melalui trading musim panas ini, berharap...

Lakers Siap Pertahankan Pemain Kunci di Tengah Keputusan $200M

Los Angeles Lakers bersiap mempertahankan pemain kunci mereka meski dihadapkan pada keputusan...